SportlinkNews - Pelatih kepala Inter, Cristian Chivu, membalas narasi yang menurutnya telah dilontarkan oleh media di Italia setelah kemenangan 2-0 atas Genoa di Serie A pada Sabtu 28 Februari 2026.
Inter bangkit kembali setelah tersingkir dari Liga Champions di tangan Bodo Glimt awal pekan ini dengan kemenangan 2-0 atas Genoa di Serie A.
Kemenangan ini membuat Inter unggul 13 poin dari Milan yang berada di posisi kedua menjelang pertandingan mereka melawan Cremonese pada Minggu sore.
Baca Juga: Hansi Flick Bereaksi Terhadap Kemenangan Barcelona atas Villarreal
Nerazzurri adalah favorit utama untuk meraih gelar Serie A di akhir musim 2025-26, yang akan menjadi Scudetto ketiga dalam enam musim jika mereka finis di puncak klasemen musim ini.
Bagi Cristian Chivu, ini akan menjadi gelar liga pertamanya di musim penuh pertamanya sebagai pelatih kepala.
Chivu Membalas Kritik Terhadap Inter
Cristian Chivu ingin mengingatkan wartawan tentang kesuksesan Inter baru-baru ini selama konferensi pers pasca pertandingan setelah kemenangan atas Genoa pada hari Sabtu, meskipun timnya tersingkir di babak play-off Liga Champions di tangan tim kecil Norwegia Bodo Glimt awal pekan ini.
Baca Juga: Inter 2-0 Genoa: Keajaiban Dimarco untuk Gol Kedelapan
Dalam wawancara TV sebelumnya, Chivu mengklaim bahwa bagi sebagian orang, 'apa pun yang Anda lakukan tidak pernah cukup' di Inter.
Ketika ditanya untuk menjelaskan maksudnya selama konferensi pers pasca pertandingan, Chivu berkata: “Ini adalah narasi yang tidak ada hubungannya dengan kenyataan.” (via fcinternews.it)
“Pujian tidak diberikan meskipun hal-hal yang telah dilakukan tim ini selama empat atau lima tahun terakhir. Tidak ada yang pernah berjalan dengan baik, kami sudah terbiasa, tetapi kami terus maju. Kami ingin kompetitif dalam segala hal.”
Baca Juga: Bos Sepak Bola Malaysia Ungkap Kebenaran Pahit di Balik Kasus 7 Pemain Naturalisasi
Sejak awal musim 2020-21, Inter telah memenangkan Scudetto dua kali, berpeluang memenangkannya untuk ketiga kalinya, telah memenangkan Coppa Italia dua kali, Supercoppa Italiana dua kali, dan telah mencapai dua final Liga Champions.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Jatuh di Sprint Tes GP Thailand, Marco Bezzecchi: Itu Kesalahan Kecil, Saya Mencoba Membuat Jarak
FIFA Memantau Perkembangan di Iran Usai Serangan Militer AS dan Israel
Bos Sepak Bola Malaysia Ungkap Kebenaran Pahit di Balik Kasus 7 Pemain Naturalisasi
Ragnar Oratmangoen Galang Dana Bangun Masjid di NTT Saat Ramadan
Roma Vs Juventus: Prakiraan Susunan Pemain