SportlinkNews - Dunia sepak bola berduka. Salah satu bek terhebat dalam sejarah, meninggal dunia. Franco Baresi seorang pemain yang namanya identik dengan loyalitas, kepemimpinan, kecerdasan, dan kesempurnaan pertahanan.
Milan mengumumkan kematian legenda mereka pagi ini. Pernyataan Rossoneri tersebut diikuti oleh reaksi dari beberapa klub Italia dan Eropa serta penggemar sepak bola di media sosial.
“Mengumumkan kehilangan seseorang yang mewujudkan hati dan jiwa AC Milan, sungguh sangat sulit. Tetapi semua orang di Klub dan semua Milanisti harus menghormati kenangan Franco Baresi,” tulis Milan.
Baca Juga: Legendaris Baresi Dikabarkan Meninggal Dunia, Ini Reaksi Milan
“Kita harus kuat dan mengumpulkan setiap energi, bahkan di saat-saat paling menyedihkan ini. Kita kehilangan Franco hanya beberapa bulan setelah penampilan publik terakhirnya di San Siro yang penuh sesak, pada upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Milan, sebuah acara di panggung dunia yang ia bantu jadikan tak terlupakan.
Baresi lebih dari sekadar pemain sepak bola bagi Milan. Ia mewujudkan semangat Rossoneri. Lahir di Travagliato pada 8 Mei 1960, ia adalah produk akademi klub dan menghabiskan seluruh 20 tahun karier profesionalnya di klub tersebut, menjadi salah satu pemain terhebat mereka sepanjang masa.
Ia menjadi kapten Milan saat baru berusia 22 tahun dan memainkan 719 pertandingan bersama Rossoneri, hanya kalah dari Paolo Maldini dengan 902 pertandingan.
Baca Juga: UEFA Dukung Pemilik PSG Jadi Presiden FIFA
Milan memensiunkan nomor punggung 6 legendaris Baresi setelah ia pensiun pada tahun 1997.
Baresi telah menjabat sebagai wakil presiden kehormatan Milan sejak tahun 2020.
Hari ini, dunia memberikan penghormatan kepada mantan bek Milan dan Italia tersebut.
Para pemain dan staf Milan sedang berlatih di Perth, Australia, dan memberikan penghormatan kepada Franco Baresi dengan mengheningkan cipta selama satu menit: ‘Bersatu dalam mengenang.’
Baca Juga: Persik Kediri Datangkan Lima Pemain Muda Bertalenta untuk Hadapi Super League 2026/27
Milan dan sepak bola Italia telah kehilangan ikonnya karena Baresi meninggal dunia pada usia 66 tahun.
Artikel Terkait
Bayern Munich Pesta Gol 15-0, Lawannya Justru Viral
Makin Panas, UEFA Dukung Boikot Kompetisi FIFA
Manchester City Luncurkan Jersey Tandang 2026/27, Didominasi Warna Hitam dan Logo Lebah Pekerja
Grand Prix Thailand Jadi Balap Pembuka Musim 2027 yang Bersejarah
Indonesia Jegal Timor Leste 3-0 di ASEAN Championship 2026