Calhanoglu: Semua Orang Mengira Inter Sekarat, Chivu seperti Saudara bagi Para Pemain

Suryansyah, Sportlink News
- Selasa, 18 Agustus 2026 | 06:58 WIB
Inter ingin mendominasi Serie A bersama Cristian Chivu.
Inter ingin mendominasi Serie A bersama Cristian Chivu.

SportlinkNews - Hakan Calhanoglu mencatat bahwa semua orang mengira Inter sedang sekarat setelah Final Liga Champions. Namun Cristian Chivu hadir seperti saudara bagi para pemain dan mereka bertekad untuk mendominasi Serie A.

Gelandang ini kerap dikaitkan dengan kepindahan dari San Siro setiap musim panas, terutama ke Galatasaray, namun ia tetap berkomitmen pada perjuangan Nerazzurri.

Dalam sebuah wawancara mendalam, ia mengungkapkan mengapa gelar Scudetto terbaru ini terasa sangat istimewa, terutama setelah bangkit dari kekalahan telak 0-5 di kompetisi Eropa melawan Paris Saint-Germain.

Baca Juga: Igor Tolic Belum Puas Usai Persib Bungkam Sabah FC

Calhanoglu menyaksikan kebangkitan Inter yang sempat dianggap ‘sekarat’. “Semua orang berpikir bahwa Inter—katakanlah—sedang sekarat, setelah apa yang terjadi,” ujar Calhanoglu kepada beIN Sports Australia.

“Namun, tim ini memiliki mentalitas yang kuat. Setiap kali kami menghadapi momen atau situasi sulit, kami mampu meresponsnya. Para pemain sudah bersama selama bertahun-tahun; kami tahu cara mengatasinya, dan itulah yang membedakan kami. Sebagai sebuah tim, kami bereaksi ketika ada hal yang tidak berjalan lancar.”

Penunjukan Chivu untuk menggantikan Simone Inzaghi musim panas lalu sempat mengejutkan, namun meski praktis tidak memiliki pengalaman sebagai pelatih kepala di tingkat senior, ia berhasil membawa tim meraih gelar ganda domestik (Double).

Baca Juga: Srikandi Merdeka Cup 2026: Tekuk Putri Nusantara 2-0, Singapura Jaga Asa ke Semifinal

“Saya tidak bisa mengatakan hal buruk tentang Simone Inzaghi, karena dialah yang menginginkan saya di Inter; berkat dialah saya berada di sini, dan saya berkembang pesat bersamanya, baik secara pribadi maupun sebagai pemain,” ungkap Calhanoglu.

“Situasinya berbeda dengan Chivu saat ini; dia lebih peduli pada aspek personal, bukan sekadar sepak bola. Perasaan Anda jauh lebih penting baginya, dan dia terbuka terhadap segalanya. Dia memberikan kepercayaan diri agar Anda merasa nyaman.

“Tentu saja, dia memiliki pendekatan taktis dalam pertandingan dan sesi latihan, namun di luar sepak bola, dia seperti saudara atau teman; Anda bisa membicarakan apa saja dengannya.

Baca Juga: Inter 1-0 Real Betis: Debut Impian Stones dengan Gol Kemenangan

“Ada banyak hal yang harus saya selesaikan, dan dia sangat membantu saya.”

Setelah menjuarai Serie A dan Coppa Italia, apa ambisi tim untuk musim ini bersama Inter?

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: Football Italia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Genoa 0-2 Napoli: De Bruyne Jadi Inspirator Kemenangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:11 WIB

Heboh! Ronaldinho Kembali Bermain di Liga Italia

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:17 WIB
X