"Proyek mereka ambisius dan saya ingin menjadi bagian di dalamnya, bermain sebaik mungkin untuk membantu tim berkembang serta mencapai target penting," kata Kühn.
Baca Juga: Irak Gagal Uji Coba Lawan Kuwait karena Timnas Indonesia, Alihkan Fokus ke Thailand
Namun, rekrutan paling mahal musim panas ini adalah Jesus Rodriguez, pemain muda berusia 19 tahun yang ditebus seharga 22 juta euro.
Ini membuktikan bahwa Como tak hanya memburu nama besar, tetapi juga berinvestasi pada bakat-bakat muda potensial.
Selain Rodriguez dan Kühn, Como juga mendatangkan Martin Baturina dengan nilai transfer 18 juta euro, menjadikannya sebagai rekrutan ketiga termahal musim ini.
Baca Juga: Erick Thohir Akui Rangkap Jabatan Ketua Komite Wasit, FIFA Beri Peringatan
Di posisi keempat dan kelima ada nama Jayden Addai (14 juta euro) serta Alex Valle (6 juta euro).
Untuk lini pertahanan, Como juga mengamankan Ignace van der Brempt dengan mahar 5 juta euro.
Sedangkan di sektor gelandang, Como memperkuat barisan tengahnya dengan mendatangkan Luca Mazzitelli dan Fellipe Jack, masing-masing seharga 2 juta euro.
Baca Juga: Rekor Baru, F1 The Movie Raup Pendapatan Global Rp4,75 Triliun dalam 10 Hari Pemutaran di Bioskop
Kebijakan transfer agresif ini tak lepas dari ambisi Como untuk naik level setelah sukses menutup musim 2024–2025 dengan prestasi mengesankan.
Berstatus sebagai tim promosi, tim asuhan Cesc Fabregas mampu finis di posisi ke-10 klasemen akhir Serie A, mengoleksi 49 poin hasil dari 13 kemenangan, 10 kali seri, dan 15 kekalahan.
Pencapaian ini tentu menjadi fondasi kuat bagi Como untuk meraih target lebih tinggi di musim mendatang.
Baca Juga: Ancaman Badai Tornado Batalkan Sesi Latihan IndyCar di Iowa Speedway