Apa yang dilakukan Como kini sangat kontras dengan tim-tim promosi pada umumnya.
Jika banyak klub cenderung bermain aman dan konservatif dalam belanja pemain, Como justru sebaliknya.
Mereka menunjukkan niat yang jelas untuk menembus persaingan papan atas Serie A.
Baca Juga: Kembali ke Lapangan, Dedi Kusnandar Nyaris Frustasi karena Cedera Parah yang Dialaminya
Bahkan dengan dukungan Djarum Group yang solid, bukan tidak mungkin Como akan menyaingi klub-klub mapan seperti AS Roma, Napoli, atau Lazio dalam waktu dekat.
Kekuatan finansial yang dimiliki Como tidak hanya memungkinkan mereka berbelanja pemain, tetapi juga meningkatkan fasilitas klub, infrastruktur akademi, dan memperluas brand klub secara global.
Pendekatan ini sejalan dengan tren modern di sepak bola Eropa, di mana kepemilikan korporasi multinasional mendorong transformasi klub menjadi kekuatan baru.
Baca Juga: Pertajam Lini Serang, Bhayangkara Presisi Rekrut Penyerang Sayap Kroasia Stjepan Plazonja
Dengan skuad yang diperkuat secara signifikan dan ditangani pelatih muda potensial seperti Cesc Fabregas, Como menjadi tim yang patut diperhitungkan musim depan.
Konsistensi performa, kedalaman skuad, dan manajemen tim akan menjadi kunci keberhasilan mereka dalam mengejar ambisi lolos ke kompetisi Eropa.
Musim 2025–2026 menjadi panggung pembuktian bagi Como, apakah investasi besar mereka mampu terkonversi menjadi prestasi di lapangan.
Baca Juga: Jordi Amat Bersiap Hadapi Kerasnya Kompetisi Super League 2025/26
Para penggemar tentu berharap belanja besar ini tidak hanya berakhir pada harapan semata, tetapi benar-benar membawa Como ke level yang lebih tinggi di sepak bola Italia.