Menurut laporan dari La Gazzetta dello Sport, Alli bahkan tidak diikutsertakan dalam pemusatan latihan pramusim Como di Marbella.
Baca Juga: Catat Nih, Liverpool Rilis Nomor Punggung Pemain Baru untuk Liga Primer Musim 2025-26
Saat ini, Alli menjalani latihan secara terpisah dan berada dalam kelompok pemain yang tidak masuk rencana utama klub.
Situasi ini membuatnya mulai memikirkan opsi pensiun, meskipun kontraknya masih berlaku selama satu tahun lagi.
Persaingan di lini tengah Como kian ketat.
Baca Juga: PSG Ogah Pasang Gianluigi Donnarumma sebagai Kiper Utama Musim Depan, Diminta Cari Klub Baru
Fabregas telah mendatangkan beberapa pemain baru seperti Martin Baturina, Maximo Perrone, dan Luca Mazzitelli.
Selain itu, kehadiran Nico Paz, Simone Verdi, dan Naj Razi membuat peluang Alli untuk kembali menembus skuad utama semakin kecil.
Padahal, Alli pernah digadang-gadang sebagai salah satu bakat terbaik Inggris.
Baca Juga: AC Milan Mulai Kepincut Noah Okafor, Tolak Tawaran Bologna, Besiktas dan Flamengo
Ia sempat tampil gemilang bersama Tottenham dengan mencetak 67 gol dalam 269 laga, serta membela tim nasional Inggris sebanyak 37 kali.
Namun, perjalanan kariernya terganggu oleh cedera, penurunan performa, serta masalah pribadi.
Alli pernah secara terbuka berbicara tentang perjuangannya melawan kecanduan, masa kecil yang sulit, hingga masa rehabilitasi yang dijalaninya.
Kini, di usia 29 tahun, kemungkinan untuk gantung sepatu justru menjadi salah satu keputusan yang dipertimbangkan serius oleh mantan pemain andalan Spurs ini.
Como 1907 dan Cesc Fabregas tampaknya sudah tidak lagi memasukkan Dele Alli dalam rencana jangka panjang mereka untuk menghadapi musim kompetisi Serie A 2025-2026.