Sementara itu, Persib Bandung berada di urutan ketiga dengan nilai pasar sebesar Rp92,73 miliar.
Adapun PSM Makassar menempati posisi keempat dengan nilai Rp90,12 miliar.
Baca Juga: Allano Lima Absen Latihan Persija, Mauricio Souza Beri Penjelasan
Lalu, Bhayangkara FC melengkapi lima besar dengan total nilai pasar Rp80,04 miliar.
Jika dibandingkan, angka yang digelontorkan Sassuolo untuk mendatangkan Jay Idzes jelas jauh melampaui total nilai pasar skuad lima klub papan atas di Super League.
Fakta ini semakin menegaskan bahwa Idzes kini dianggap sebagai salah satu aset berharga di Eropa, sekaligus menjadi bukti peningkatan kualitas pemain Indonesia di kancah internasional.
Baca Juga: Alexander Isak Curhat, Newcastle United Tegaskan Tidak Akan Menjual Sang Striker
Kepindahan Jay Idzes ke Sassuolo tentu diharapkan menjadi langkah besar bagi kariernya.
Sebelumnya, bek kelahiran 2000 itu memperkuat Venezia dan tampil konsisten di lini belakang.
Performanya bersama klub maupun timnas Indonesia membuatnya masuk radar Sassuolo, hingga akhirnya direkrut secara permanen.
Dengan usianya yang masih muda, Jay berpeluang untuk berkembang lebih jauh di Serie A.
Sassuolo dikenal sebagai klub yang memberi kesempatan bagi pemain potensial untuk unjuk gigi, sehingga peluang ini bisa menjadi titik penting dalam perjalanan profesionalnya.
Bagi sepak bola Indonesia, transfer ini juga menjadi kabar positif.
Baca Juga: Carlos Franca, Calon Bintang Laskar Kalinyamat Mulai Tebar Ancaman di Super League 2025/26