Milan tampak ragu untuk memenuhi permintaan tersebut.
Baca Juga: Timnas Indonesia Tunjukkan Progres, Kluivert Beri Catatan dari Laga Kontra Taipei
Selain pertimbangan finansial, performa Maignan yang mulai menurun juga membuat klub menimbang opsi untuk melepasnya.
Meski kini berstatus kapten tim dan masih menjadi bagian penting skuad, manajemen diyakini sudah siap mencari penggantinya.
Nama Zion Suzuki pun muncul sebagai kandidat utama.
Baca Juga: Rinov/Pitha Kena Evaluasi Besar, Absen Tiga Turnamen BWF Setelah Hasil Buruk di Paris
Kiper berusia 23 tahun itu sejak musim lalu telah dipantau Milan.
Sejak bergabung dengan Parma pada musim panas 2024, Suzuki langsung dipercaya sebagai pilihan utama di bawah mistar.
Ia mencatat 40 penampilan dengan torehan 9 clean sheet bagi I Gialloblu.
Baca Juga: Timnas Indonesia Bungkam China Taipei 6-0 pada FIFA Matchday di GBT
Performa konsisten Suzuki membuatnya dilabeli sebagai salah satu kiper muda potensial di Eropa.
Bahkan, ia kerap dijuluki “Onana dari Jepang” berkat gaya bermainnya yang modern dan kemampuannya membangun serangan dari lini belakang.
Dengan kontrak bersama Parma hingga Juni 2029, harga Suzuki di pasar transfer kini mencapai 20 juta euro.
Baca Juga: Arsenal dan adidas Gandeng NTS Hadirkan Koleksi Lifestyle Bernuansa Retro
Nilai itu terus meningkat seiring performanya yang stabil.