Peluang pertama datang pada menit ke-73, ketika Leao menerima bola liar di depan gawang namun tembakannya justru melebar di sisi kiri.
Baca Juga: Rating Pemain Sevilla 4-1 Barcelona: Marcus Rashford Tampil Gemilang di Laga Pamungkas
Kesempatan kedua muncul di menit ke-90 setelah menerima umpan terobosan dari Luka Modric.
Sayangnya, penyelesaian akhirnya terlalu lemah dan berhasil diamankan oleh kiper Juventus, Michele Di Gregorio.
Allegri menilai, dengan kualitas dan pengalaman Leao, dua peluang tersebut seharusnya bisa menjadi penentu kemenangan tim.
Baca Juga: Klasemen Serie A Pekan 6: Dua Pemuncak, Empat Masih Mengincar Kemenangan Pertama
“Dia pernah bermain sebagai striker di Lille, jadi posisi itu bukan hal baru baginya,” ujar Allegri, dikutip dari Football Italia.
“Pergerakannya saat menerima umpan Modric sudah sempurna, tapi pemain seperti dia, dengan dua peluang seperti itu, harus mencetak gol."
"Dia jenius, tapi sekarang dia harus belajar bagaimana menentukan hasil pertandingan,” tambah sang pelatih.
Baca Juga: Messi Cetak Hattrick Assist, Perpanjang Tonggak Sejarah MLS
Meski memberikan kritik, Allegri tetap menunjukkan empatinya kepada Leao.
Ia memahami bahwa sang pemain masih dalam proses mencari ritme permainan setelah absen lebih dari satu bulan akibat cedera.
“Dia sudah absen selama 45 hari, jadi masih mencari ritme. Minggu lalu dia bermain karena kebutuhan tim dan tampil cukup baik,” tutur Allegri.
Akibat hasil imbang ini, AC Milan gagal naik ke puncak klasemen sementara Serie A dan harus puas berada di peringkat ketiga dengan koleksi 13 poin, tertinggal dari Napoli dan AS Roma.
Sementara itu, bagi Juventus, hasil tersebut memperpanjang tren tanpa kemenangan mereka setelah mencatat lima hasil imbang beruntun di semua kompetisi.