Meskipun pemain seperti Kenan Yildiz dan Francisco Conceicao terbukti berbahaya di sayap, Tudor belum mampu memaksimalkan potensi penyerang tengahnya.
Di musim panas, Bianconeri merekrut Jonathan David dan Lois Openda.
Jonathan, yang tiba lebih awal di musim panas dan memiliki lebih banyak waktu untuk berlatih bersama tim, telah diberi lebih banyak kesempatan, tetapi kesulitan untuk tampil gemilang di Italia.
Pemain Kanada itu hanya mencetak satu gol dalam sembilan penampilan Serie A musim ini. Sementara itu, Openda, yang bermain sekitar 200 menit lebih sedikit di liga, belum mencetak gol.
Struktur permainan Tudor yang kaku membuatnya kesulitan memaksimalkan potensi para penyerangnya, dan performa Dusan Vlahovic yang tidak konsisten telah menyebabkan semakin banyaknya masalah dalam pemilihan pemain musim ini.
Namun, malam ini Spalletti memainkan Openda dan Vlahovic secara bersamaan, dengan pemain Belgia itu diberi lebih banyak kebebasan untuk bergantian antara peran yang lebih sentral dan menekan di sisi sayap.
Beberapa kali mantan pemain Leipzig itu berhasil menerobos ke garis pertahanan dan memberikan umpan yang bagus kepada Vlahovic atau salah satu pemain Bianconeri lainnya yang bertahan di kotak penalti.
Baca Juga: Fans Man United Sebut Senne Lammens Titisan Schmeichel, Ini Respons Sang Kiper
Keserbagunaan Openda dapat menjadikannya aset utama bagi Spalletti. Tapi belum jelas bagaimana kembalinya Kenan Yildiz akan memengaruhi hal ini.
Apakah Spalletti akan mengutamakan konsistensi pemilihan pemain atau rotasi yang fleksibel.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)