Zappacosta ditarik keluar karena cedera pada babak pertama. Tapi Atalanta memiliki peluang besar lainnya ketika Ederson menyundul umpan De Ketelaere dari jarak lima meter di bawah tekanan Yann Bisseck.
La Dea juga berhasil mencetak gol pada menit ke-55. Tapi Zalewski sudah berada dalam posisi offside.
Beberapa saat kemudian, Inter memiliki dua peluang besar di sisi lain lapangan.
Pertama Carnesecchi bergegas keluar untuk menggagalkan peluang satu lawan satu Luis Henrique. Kemudian Kolasinac menghadang tendangan susulan Barella yang sudah terbuka lebar di depan gawang.
Baca Juga: Hasil Super League: Madura United Tundukkan Semen Padang, Enam Gol Tercipta di Pamekasan
Scamacca juga berhasil mencetak gol, meskipun ia jelas-jelas berada dalam posisi offside sebelum melewati Sommer.
Inter akhirnya mencetak gol pada menit 65. Berawal dari umpan buruk Berat Djimsiti di lini pertahanan yang diserobot Francesco Pio Esposito. Lautaro Martinez mengukirnya usai memanfaatkan umpan Pio Esposito.
Atalanta menyia-nyiakan peluang emas untuk menyamakan kedudukan di akhir pertandingan. Sepakan Lazar Samardzic yang tanpa gangguan dari jarak 10 meter masih melebar.
Baca Juga: McLaren Lelang Tiga Mobil Terbaiknya, Termasuk Mobil F1 2026 yang Belum Digunakan
Itu adalah kekalahan kesembilan berturut-turut bagi Atalanta melawan Inter di semua kompetisi.
Hasil ini mengantar Inter kembali ke puncak klasemen dengan 36 poin, unggul satu angka dari tetangganya: AC Milan dan dua poin dari Napoli.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)