SportlinkNews - Raffaele Palladino menikmati ‘malam yang ajaib’ bagi Atalanta untuk mengalahkan Juventus 3-0 dan mencapai semifinal Coppa Italia.
"Pertandingan terbuka seperti inilah yang saya nikmati," kata Palladino.
Atmosfer di Bergamo, Jumat 6 Februari 2026 dini hari WIB sangat istimewa, karena mereka memiliki sejarah dengan Juve di Coppa Italia, kalah di Final dari lawan ini pada tahun 2021 dan 2024.
Kebuntuan dipecahkan oleh penalti Gianluca Scamacca, yang diberikan melalui VAR karena pelanggaran handball Gleison Bremer pada umpan silang Ederson, kemudian pemain pengganti membuat perbedaan dengan Kamaldeen Sulemana dan Mario Pasalic mencetak gol untuk hasil 3-0.
Baca Juga: Mupernas PB Perkemi Momentum Penting Mendorong Prestasi Shorinji Kempo Tingkat Internasional
Palladino juga memiliki sejarah, karena ia mengalahkan Juventus dalam pertandingan pertamanya sebagai pelatih Monza.
“Itu benar, saya tidak bisa menyangkalnya,” ujar mantan pemain Juve itu sambil tersenyum di Sport Mediaset.
“Saya sangat senang, saya berterima kasih kepada para pemain, klub, semua penggemar fantastis kami," lanjutnya.
Baca Juga: Julian Nagelsmann Dukung Ter Stegen Pulih, Fokus Menuju Piala Dunia 2026
Lebih lanjut dikatakan ini adalah malam yang sempurna, malam yang ajaib, karena Atalanta ingin melaju hingga akhir di kompetisi ini.
“Kami memberikan konsistensi pada kerja kami, dan para pemain pengganti masuk dengan semangat yang tepat, yang membuat perbedaan. Saya dapat mengandalkan semua pemain ini, yang membuat saya bahagia.”
Meskipun Juventus mungkin memiliki lebih banyak peluang mencetak gol secara keseluruhan, Atalanta lah yang kali ini lebih klinis.
“Kami klinis ketika dibutuhkan, bertahan dengan solid ketika dibutuhkan juga,” pungkas Palladino.