SportlinkNews - Tersingkir dari Piala Super Italia dan Coppa Italia, bikin AC Milan kini sepenuhnya mengalihkan fokus ke Serie A. Sebuah kesempatan emas bagi Massimiliano Allegri untuk menanamkan filosofi dan gaya mainnya pada periode kedua kepelatihannya.
Meski Allegri menegaskan target utamanya adalah finis di empat besar, persaingan di Serie A tetap sengit, terutama dengan Inter Milan yang menjadi rival utama perburuan Scudetto. Situasi ini memberi AC Milan ruang untuk menguji kombinasi pemain dan taktik tanpa tekanan dari kompetisi Eropa.
Selain strategi pelatih, keberhasilan AC Milan juga tak lepas dari manajemen klub yang dianggap cermat di bursa transfer. Dari musim panas 2025 hingga bursa musim dingin 2026, kedatangan pemain-pemain seperti Adrien Rabiot, Luka Modric, dan Pervis Estupinan terbukti meningkatkan kualitas skuad.
Baca Juga: Tissot Tunjuk Wagner Bersaudara sebagai Brand Ambassador Pabrikan Jam Swiss
Pakar transfer Italia, Gianluca Di Marzio, memberi pujian pada kebijakan transfer AC Milan. Menurutnya, langkah yang dilakukan klub tersebut sudah pas selama dua bursa terakhir.
"Milan telah menjalani bursa transfer yang fantastis, tidak mudah untuk mengubah wajah tim yang membutuhkan pemain-pemain berjiwa kepemimpinan," kata Di Marzio dikutip dari Sempre Milan.
Di Marzio menyoroti perekrutan musim dingin, termasuk kedatangan Niclas Fullkrug dari West Ham United sebagai pemain pinjaman untuk memperkuat lini depan. Selain itu juga ada Alphadjo Cisse sebagai proyek masa depan.
Baca Juga: Persib Tantang Ratchaburi FC, Adam Alis Punya Motivasi Kuat Cetak Gol
Tak kalah penting, AC Milan berhasil memperpanjang kontrak kiper karismatik Mike Maignan. Kemutuskan untuk tidak merekrut Jean-Philippe Mateta, striker Crystal Palace yang memiliki riwayat cedera lutut juga patut diacungi jempol.
"Fullkrug telah memberi Allegri variabel taktis tambahan, tetapi akuisisi sebenarnya dari bursa transfer musim dingin adalah perpanjangan kontrak Maignan, pemain dengan karisma yang luar biasa," ucapnya.
"Modric membuat perbedaan di paruh pertama musim. Rabiot adalah pemain yang dapat mengubah tim. (Koni) De Winter semakin berkembang," ia menambahkan.
Baca Juga: Alvaro Arbeloa dan Dani Carvajal Sudah Baikan setelah Ketegangan Mereda
AC Milan sempat mempertimbangkan Mateta sebagai opsi pengganti Fullkrug. Hanya saja hasil tes medis membuat klub menahan diri.
"Kita berbicara tentang striker yang lengkap, tetapi kemudian tes medis menunda semuanya. Lebih baik menghindari perekrutan pemain dengan masalah fisik seperti ini," tuturnya.