SportlinkNews - Langkah Como 1907 dan Inter Milan untuk mengamankan tiket final Coppa Italia harus tertunda setelah keduanya bermain imbang pada leg pertamasemifinal. Duel yang berlangsung sengit di Stadion Sinigaglia, Rabu (4/3) dini hari WIB, berakhir dengan skor kacamata.
Pertandingan ini menjadi momen bersejarah bagi Como, mengingat ini adalah penampilan perdana di semifinal Coppa Italia dalam 40 tahun terakhir. Skuad asuhan Cesc Fabregas tampil penuh percaya diri di hadapan pendukungnya sendiri, meskipun harus bermain tanpa pilar utama seperti Marc-Oliver Kempf dan Jayden Addai yang menepi akibat cedera.
Di sisi lain, Inter Milan datang dengan kondisi skuad yang tidak ideal. Nerazzurri melakukan rotasi besar-besaran lantaran sejumlah pemain kunci, seperti Lautaro Martinez, Ange-Yoan Bonny, dan Marcus Thuram, dilaporkan tidak dalam kondisi bugar sepenuhnya untuk memulai laga sejak menit awal.
Baca Juga: Jadwal Lengkap NBA 2026: Play-In 14 April, Final Mulai 3 Juni
Sejak peluit pertama dibunyikan, Como langsung mengambil inisiatif serangan untuk menekan pertahanan tim tamu. Peluang emas pertama bagi tuan rumah lahir melalui kaki Mergim Vojvoda yang berhasil memanfaatkan kesalahan koordinasi bek Inter Milan, Yann Bisseck, di area terlarang.
Namun, upaya Vojvoda dari jarak dekat tersebut gagal membuahkan hasil setelah Carlos Augusto melakukan blok krusial tepat pada waktunya. Tak berselang lama, Vojvoda kembali menebar ancaman serius, tetapi kesigapan kiper Inter, Josep Martinez, berhasil menggagalkan peluang tersebut melalui penyelamatan gemilang.
Selain Vojvoda, pergerakan bintang muda Como, Nico Paz, juga menjadi sorotan karena terus merepotkan barisan pertahanan lawan. Meski mendapatkan pengawalan ketat dari bek berpengalaman Alessandro Bastoni, Paz tetap mampu menciptakan ruang tembak yang berbahaya bagi gawang lawan.
Baca Juga: Victoria Beckham Bocorkan Aksesori Kunci Musim Semi 2026 Lewat Penampilan Elegan
Paz sempat melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang mengarah tepat ke sudut gawang. Beruntung bagi Inter Milan, Josep Martinez kembali menunjukkan kualitasnya dengan melakukan penyelamatan akrobatik di tiang jauh untuk menjaga skor tetap imbang.
Vojvoda benar-benar menjadi momok yang menakutkan bagi lini belakang Nerazzurri sepanjang babak pertama. Dalam satu momen, ia berhasil melakukan gerak tipu yang menjatuhkan Francesco Acerbi sebelum melepaskan tembakan silang, meski bola hanya melintas tipis di depan gawang.
Memasuki paruh kedua, Inter Milan mulai memberikan respons untuk keluar dari tekanan tuan rumah. Matteo Darmian nyaris memecah kebuntuan tim tamu melalui tendangan dari sudut sempit, namun dewi fortuna belum berpihak karena bola hanya membentur tiang gawang.
Baca Juga: Setelah Cedera dan Insiden Teknis, Trae Young Akhirnya Tampil untuk Wizards
Kubu Como sebenarnya mendapatkan peluang terbaik untuk memenangkan pertandingan melalui umpan tarik matang Ivan Smolcic dari sisi kanan. Sayangnya, Alex Valle yang sudah berdiri bebas tanpa kawalan justru gagal mengarahkan bola ke sasaran.
Masuknya Marcus Thuram dari bangku cadangan di sisa waktu pertandingan juga tidak memberikan dampak signifikan bagi daya gedor Inter Milan. Bek Como, Diego Carlos, tampil sangat solid dan melakukan blok penting terhadap upaya penyerang asal Prancis tersebut yang membuat laga tuntas dengan skor tanpa gol.