liga-italia

Federico Dimarco Jadi Pilar Penting Pencapaian Gelar Scudetto ke-21 Inter Milan

Rabu, 6 Mei 2026 | 20:26 WIB
Federico Dimarco jadi pilar penting kemenangan Scudetto Inter Milan musim 2025/26. (Inter Milan)

SportlinkNews - Keberhasilan Inter Milan mengunci gelar Scudetto untuk yang ke-21 kalinya tidak bisa dilepaskan dari nama Federico Dimarco. Pemain ini tampil seperti magnet.

Selama beberapa musim terakhir, setiap kali ia berada di lapangan, permainan Inter terlihat mengalir secara alami melalui sayap kiri.

Namanya menonjol sebagai salah satu yang paling cemerlang. Tidak bisa dipungkiri, Dimarco telah menjadi salah satu pilar gaya permainan Inter. Ia telah memadukan intensitas dan tekad dengan kaki kirinya yang mematikan.

Baca Juga: Duel Persija Vs Persib Digelar di Stadion Segiri, Panpel Persija: Ini Jelas Sebuah Kerugian!

Ia tak terbendung di sayap kiri, ancaman yang selalu ada bagi lawan dan kekuatan kreativitas yang konstan dalam serangan Inter.

Kaki kirinya inilah yang telah memberikan 18 assist; tidak ada seorang pun dalam sejarah Serie A yang melakukannya lebih baik.

Kaki kirinya juga telah menghasilkan enam golnya sendiri di liga, sehingga total kontribusi golnya mencapai 24, catatan terbaik di musim ini.

Baca Juga: Bojan Hodak Akui Pemainnya Sempat Gugup Menghadapi PSIM Yogyakarta

Dimarco telah menjadi satu-satunya bek yang melampaui 20 keterlibatan gol sejak statistik ini dicatat pada musim 2004/05.

Bahkan dalam laman resmi klub, Dimarco disebut sebagai pemain yang lebih baik daripada penyerang, lebih baik daripada gelandang, lebih baik daripada yang lain karena kaki kirinya sungguh sensasional.

Salah satu pertandingan yang tidak akan terlupakan terkait aksi Dimarco adalah saat Inter berhadapan dengan Pisa di San Siro, di mana Inter tertinggal dua gol dalam 23 menit pertama.

Baca Juga: Usai Bekuk China, Kurniawan Dwi Yulianto Fokus Evaluasi Taktik Lawan Qatar

Dimarco masuk dari bangku cadangan, dengan harapan bisa membalikkan keadaan. Tim Inter sedang kesulitan, dan Chivu memasukkannya pada menit ke-34 untuk mengubah momentum.

Federico Dimarco tampil sangat gemilang, dan begitu ia masuk, Inter menemukan momentumnya, San Siro menjadi hidup, dan Nerazzurri unggul 3-2 saat jeda setelah mencetak tiga gol dalam enam menit.

Halaman:

Tags

Terkini