SportlinkNews - Porto berupaya keras mendatangkan Santiago Gimenez, meski begitu bukanlah hal yang mudah lantaran belum ada kesepakatan dengan AC Milan mengenai skema transfernya.
Menurut Milannews.it, Gimenez memang sudah dipastikan akan hengkang musim panas ini—status yang semakin diperkuat oleh langkah Milan merekrut Goncalo Ramos dengan rekor biaya transfer klub.
Berbeda dengan tahun lalu saat sang pemain asal Meksiko itu berjuang untuk bertahan, kini ia telah menerima kenyataan tersebut.
Baca Juga: Arda Guler Sebut Jose Mourinho Latih Pemain Real Madrid Sangat Keras
Ia bahkan telah memberikan persetujuan penuh untuk pindah ke Porto, di mana pelatih Francesco Farioli—yang mengenalnya sejak masa-masa mereka di Belanda—sangat ingin memboyongnya.
Namun, soal skema peminjaman menjadi poin krusial dalam negosiasi antara Milan dan Porto. Kedua klub sedang berupaya menyamakan pandangan mengenai struktur kesepakatan.
Porto menginginkan skema peminjaman dengan opsi pembelian di angka sekitar €20 juta (Rp412 miliar), sementara klub Serie A tersebut menginginkan adanya kewajiban pembelian bersyarat.
Baca Juga: LaLiga Gunakan Bola dengan Teknologi Connected Ball Mulai Musim 2026/27
Pihak Rossoneri mencari kepastian mengenai kepergian sang pemain dan yang tak kalah penting berkaitan dengan nilai transfer yang cukup.
Hal itu untuk menghindari kerugian pembukuan atas pemain yang mereka datangkan dari Feyenoord dengan harga lebih dari €30 juta (Rp618 miliar) tersebut.
Ada satu kendala tambahan: langkah Porto ini kabarnya bergantung sebagian pada penjualan Rodrigo Mora.
Baca Juga: Gercep, Bhayangkara FC Langsung Tunjuk Pelatih Baru, Oscar Bruzon Barreras Gantikan Paul Munster
Kesepakatan tersebut nantinya akan memuluskan upaya Roma untuk mendatangkan pemain remaja itu, sehingga menghubungkan ketiga klub dalam satu rangkaian transfer.
Gimenez bukan satu-satunya pemain Rossoneri yang akan hengkang. Youssouf Fofana diminati oleh klub-klub Premier League dan LaLiga.