SportlinkNews - Barcelona memang berhasil merebut puncak klasemen LaLiga 2025/2026 dari tangan Real Madrid, usai mengalahkan Real Sociedad 2-1 di Estadi Olímpic Lluis Companys, Minggu, 28 September malam waktu setempat.
Namun, kemenangan itu tidak sepenuhnya memuaskan bagi Jules Kounde.
Bek asal Prancis tersebut, yang mencetak gol penyama kedudukan sebelum Robert Lewandowski memastikan kemenangan Blaugrana, justru menyoroti performa timnya di penghujung laga.
Menurut Kounde, Barcelona kehilangan kendali permainan dan tampil menurun dalam 25 menit terakhir.
Baca Juga: AFC Championsips League Two: Persib Boyong Kekuatan Penuh, Teja dan Putros Kembali untuk Hadapi Bangkok United
"Saya tidak menyukai 25 menit terakhir kami. Kami terlalu banyak berjuang dan tidak menguasai bola," ujar Kounde.
Padahal, ia menilai permainan timnya, 70 menit sebelumnya cukup bagus dan mereka punya peluang untuk mencetak lebih dari dua gol.
Kounde melihat intensitas Barcelona merosot dan kelemahan dalam menutup ruang justru memberi peluang bagi Sociedad.
"Kami kurang dalam intensitas, pertahanan, dan menutup umpan ke dalam. Itu membuat lawan lebih mudah menemukan celah dan menyulitkan diri kami sendiri," tambahnya.
Baca Juga: Presiden FIG Sampaikan Duka, Semangat Naufal Takdir Akan Hidup Selamanya
Meski demikian, Kounde tetap mengapresiasi beberapa aspek positif, termasuk kontribusi pemain baru.
"Saya pikir kami sudah bermain baik dari bola mati, ofensif maupun defensif. Dengan Rashford dan Roony, kami punya dua eksekutor bagus," ucapnya kemudian.
Kounde juga mengaku senang dengan kembalinya Lamine Yamal yang dinilainya memiliki peran besar dalam tim.
"Senang dia (Yamal -Red.) telah pulih dan kembali bermain. Karena kami akan sangat membutuhkannya," katanya.
Baca Juga: Marc Marquez Juara Dunia MotoGP 2025, Ducati Sebut Hari Sempurna
Kemenangan atas Sociedad menjadi yang keempat beruntun bagi Barcelona di LaLiga sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan musim ini.
Blaugrana kini mengoleksi enam kemenangan dari tujuh laga, cukup untuk menggeser Real Madrid dari posisi teratas.
Namun ujian besar menanti pasukan Hansi Flick. Karena setelah laga ini, Barcelona akan menghadapi Paris Saint-Germain di Liga Champions, laga yang diyakini menjadi ujian nyata konsistensi intensitas permainan seperti yang diinginkan Kounde.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Hansi Flick Bungkus 50 Kemenangan sebagai Pelatih Barcelona dalam 67 Pertandingan
Frenkie de Jong Saingi Ronald Koeman Jadi Pemain Belanda yang Terbanyak Membela Barcelona
Jadwal Pertandingan Matchday 2 Liga Champions, Barcelona Ditantang PSG
Operasional Spotify Camp Nou Tinggal Menunggu Pemberian Izin, Skuat Barcelona Siap Balik Kandang
Laliga 2025/2026: Lewandowski Antar Barcelona Kalahkan Sociedad, Geser Real Madrid dari Puncak