SportlinkNews - Barcelona kembali ke jalur positif dengan kemenangan dramatis 2-1 atas Girona di Estadi Olimpic Lluis Companys.
Ronald Araujo menjadi pahlawan bagi tim Catalan tersebut, Minggu 19 Oktober 2025 dini hari, saat ia masuk dari bangku cadangan dan mencetak gol di masa injury time.
Hasil ini mengantar Barcelona kembali ke puncak klasemen La Liga dengan raihan 22 poin dari 9 pertandingan. Menggeser Real Madrid (21 poin) dengan satu pertandingan lebih sedikir.
Baca Juga: Barcelona Pertahankan Frenkie de Jong, Kontrak Diperpanjang sampai 2029
Menurut Diario AS, pelatih kepala Barcelona Hansi Flick buka-bukaan tentang keputusannya memainkan Araujo sebagai striker sementara, yang perlu ia lakukan mengingat Robert Lewandowski dan Ferran Torres absen karena cedera.
“Saya bertanya kepadanya sebelum ia masuk, apakah Anda pikir Anda bisa bermain di posisi ini? Ia menjawab ya. Saya sangat senang dengan golnya, ia selalu bermain dengan sepenuh hati,” kata Hansi Flick.
Pelatih asal Jerman itu mengejutkan banyak orang dengan keputusannya untuk memainkan Lamine Yamal dan Pedri pada menit ke-60 dengan skor imbang 1-1, tetapi ia berpikir untuk jangka panjang.
Baca Juga: Dihajar Chelsea 3-0, Nottingham Forest Pecat Ange Postecoglou Dalam 19 Menit Usai Pertandingan
Situasi Lamine dan Pedri sudah jelas. Hansi Flick harus memperhatikan kondisi para pemainnya.
"Toni bermain di 45 menit pertama dan dia bagus untuk kami. Kami telah menyusun strategi yang tepat untuk pertandingan ini. Fermin hanya bisa bermain 45 menit. Jika Anda yakin dengan apa yang harus Anda lakukan, Anda harus melakukannya," ungkapnya.
Flick diusir wasit Jesus Gil Manzano saat menerima kartu kuning kedua, dan setelah pertandingan, ia bereaksi terhadap kartu kuning tersebut.
Ia juga berbicara tentang kemungkinan penalti yang tidak diberikan kepada Barcelona, dan juga tentang gol Pau Cubarsi yang dianulir di babak kedua.
Baca Juga: Hasil Super League: Persija Tundukkan Persebaya di Depan Bonek, Jordi Amat Cetak Gol Perdana
"Saya tidak melakukan apa pun terhadap siapa pun. Saya bertepuk tangan untuk de Jong di kartu pertama, dan di kartu kedua, saya tidak tahu mengapa dia memberikannya kepada saya," ujarnya.
Artikel Terkait
Hansi Flick Menginspirasi Perubahan Posisi Bek Barcelona
Dua Gol ke Gawang Timnas Indonesia Masuk Nominasi Gol Terbaik AFC
Fajar/Fikri Siap Hadapi Tantangan Baru dari Hoki/Kobayashi di Final Denmark Open 2025
Tiga Kali Beruntun! Petrokimia Gresik Tak Terbendung di Livoli Divisi Utama 2025
Roma 0-1 Inter: Sprint Bonny Antarkan Tiga Tim ke Puncak