Vinicius Jr Jadi "Agen" Mbappe dan Bellingham, Galacticos Baru Real Madrid Dimulai?

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Senin, 16 Februari 2026 | 23:10 WIB
Vinicius Junior (tengah) berperan sebagai agen untuk Real Madrid.  ( Diego Souto)
Vinicius Junior (tengah) berperan sebagai agen untuk Real Madrid. ( Diego Souto)

SportlinkNews - Vinicius Junior tak hanya beraksi di lapangan untuk Real Madrid. Winger asal Brasil itu mengungkapkan dirinya sempat "turun tangan" langsung dalam proses perekrutan dua bintang besar, Kylian Mbappe dan Jude Bellingham.

Dalam wawancara terbaru, Vinicius mengaku rutin mengirim pesan kepada Mbappe setiap musim panas. Pertanyaannya sederhana, yakni kapan sang striker akan merapat ke Santiago Bernabeu. 

Ia bahkan berseloroh bahwa dirinya bertindak layaknya agen pribadi bagi Mbappe.

Baca Juga: Ronaldo Protes Ketimpangan Finansial di Al Nassr, Jorge Jesus Pasang Badan

Hal serupa juga ia lakukan kepada Bellingham sebelum gelandang Inggris itu resmi bergabung pada 2023 dengan nilai transfer lebih dari €100 juta atau senilai hampir Rp1,9 Triliun.

Motivasinya jelas. Vinicius ingin bermain bersama para pemain terbaik demi memperbesar peluang meraih gelar.

Pola pikir tersebut selaras dengan filosofi "Galacticos" yang lekat dengan era kepemimpinan Florentino Perez, yaitu mendatangkan bintang kelas dunia sebagai simbol supremasi sekaligus ambisi trofi.

Baca Juga: Kecelakaan Formula E, Mobilnya Hancur tapi Izzy Hammond Tetap Cantik Berseri

Namun sejarah menunjukkan, pendekatan bertumpu pada nama besar tak selalu berjalan mulus. Pada era pertama Galacticos, Madrid memang mengumpulkan deretan superstar, tetapi keseimbangan tim sempat terganggu.

Situasi serupa dinilai mulai terasa lagi setelah kedatangan Mbappé, meski secara individu sang penyerang tampil produktif.

Data dua setengah musim terakhir memperlihatkan dampak menarik. Produktivitas gol Vinicius menurun saat Mbappe berada di lapangan dibanding ketika ia menjadi pusat serangan utama.

Baca Juga: Torino 1-2 Bologna: Castro Membawa Italiano Keluar dari Krisis

Meski kombinasi keduanya kerap memunculkan kilasan magis, konsistensi permainan kolektif belum sepenuhnya stabil.

Ironisnya, hubungan personal mereka di luar lapangan justru sangat dekat. Mbappe termasuk dalam lingkar pertemanan terdekat Vinicius di ruang ganti, bersama kompatriot Prancis lainnya.

Chemistry sosial terbangun, tetapi sinkronisasi taktik masih terus dicari.

Baca Juga: Leo Lelis Jadi Striker Dadakan Persebaya, Eksperimen Tavares Gagal

Kini muncul pertanyaan lanjutan, boila Vinicius kembali memainkan peran "agen", siapa target berikutnya? Banyak pengamat menilai lini tengah, khususnya posisi pengatur tempo pasca-kepergian Toni Kroos, menjadi kebutuhan mendesak.

Nama seperti Rodri kerap dikaitkan sebagai figur ideal, meski ada sejarah ketegangan terkait perebutan Ballon d’Or yang sempat memanaskan hubungan.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: Sports Illustrated

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X