SportlinkNews - Real Madrid, jika mereka belum siap, mulai merencanakan kekalahan di El Clasico pada hari Minggu, mengakhiri harapan tipis untuk mempertahankan La Liga musim ini.
Carlo Ancelotti telah ditunjuk sebagai manajer baru Brasil, dan sekarang Los Blancos menantikan kedatangan Xabi Alonso pada 1 Juni.
Kedatangan Xabi Alonso akan membawa optimisme baru ke Santiago Bernabeu menjelang Piala Dunia Antarklub, begitu pula dengan pemain baru.
Baca Juga: Carlo Ancelotti ke Brasil, Dampak, Warisan, dan Peluang Sukses
Real Madrid bermaksud untuk mendatangkan tiga pemain sebelum turnamen di jendela transfer baru antara 1 Juni dan 10 Juni. Pemain pertama yang direkrut adalah Trent Alexander-Arnold dari Liverpool.
Kylian Mbappe dan Vinicius Junior akan memimpin lini depan Xabi Alonso.
Pertanyaan utama yang harus dijawab Alonso adalah bagaimana menyeimbangkan tim dan sekaligus mengeluarkan yang terbaik dari Kylian Mbappe dan Vinicius Junior musim depan.
Baca Juga: Palladino Marah Fiorentina Dipermalukan Venezia
Pemain Prancis itu bisa dibilang sebagai pemain terbaik Los Blancos musim ini, tetapi mereka jarang bersinar bersama, tetapi Alonso akan menggunakan mereka bersama sebagai dua penyerang untuk musim depan.
Bisakah Real Madrid bermain dengan tiga bek tengah?
Alonso memiliki dua sistem dalam pikirannya untuk Real Madrid yang baru, salah satunya adalah formasi 4-4-2 favorit Carlo Ancelotti, dan yang lainnya adalah formasi 5-3-2/3-5-2 yang disukainya yang telah digunakannya di Bayer Leverkusen.
Jelas formasi ini merupakan cara yang agak buruk untuk menjelaskan apa yang akan terjadi di lapangan, tetapi mereka memberikan gambaran tentang tipe pemain seperti apa yang akan dimasukkan Alonso dalam starting XI.
Baca Juga: Bagaimana Teknologi Olahraga Membantu Menetapkan Metrik Pemain untuk Wanita
Korban era baru di Real Madrid
Korban utama era Alonso adalah Rodrygo Goes, yang tidak cocok dengan rencananya, setelah dipaksa masuk ke dalam tim bersama Mbappe dan Vinicius musim ini.