"Kami bersenang-senang dan memenangkan banyak gelar. Kenangan fantastis yang akan bertahan seumur hidup," ujar Ancelotti.
"Saya tidak pernah merasa bahwa Madrid tidak mencintai saya. Madrid akan selalu mencintai saya dan selalu menunjukkan kasih sayang kepada saya. Itulah hidup. Saya tidak bisa menjadi pelatih Madrid selamanya."
"Semuanya berakhir karena klub mungkin membutuhkan dorongan baru, dan tidak perlu membuat drama darinya. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada klub ini seribu kali lipat."
Baca Juga: PB ESI Umumkan Skuat Esports Indonesia untuk SEA Games 2025, Usung Target Realistis
"Kita semua akan berpisah, dan saya akan selalu menjadi penggemar Madrid dengan semua cinta di dunia."
"Periode yang spektakuler telah berakhir, dan saya tidak pernah berpikir akan mampu melatih Real Madrid selama enam musim. Sekarang sudah berakhir, dan saya harus berterima kasih kepada klub untuk itu," tutup Ancelotti.