Selama pertandingan kandang pertama Barça di LaLiga, Estadi Olímpic Lluís Companys menjadi saksi tonggak sejarah lainnya bagi pemain La Masia tersebut.
Berusia 16 tahun dan 38 hari, ia menjadi pemain termuda abad ke-21 yang memulai pertandingan LaLiga; melampaui rekor yang dibuat oleh Fabrice Olinga bersama Malaga pada tahun 2012. Ia juga tampil apik saat menang melawan Cadiz.
2. Pemain termuda yang memberikan assist di LaLiga
Baca Juga: Lamine Yamal akan Terus Bersama FC Barcelona Hingga 2031
Hanya beberapa hari kemudian, di usia 16 tahun dan 45 hari, ia mendapatkan hak untuk disebut sebagai pemain termuda abad ini yang memberikan assist di LaLiga.
Pada laga melawan Villareal, sebuah umpan silang yang tepat mengenai kepala Gavi mencatatkan namanya dalam buku sejarah di Estadi de la Ceràmica yang membawa Barca menang 3-4.
3. Debut termuda Blaugrana di Liga Champions
Baca Juga: Erling Haaland dan Josko Gvardiol Tampil Menonjol dalam Statistik Manchester City 2024/2025
Pada Liga Champions, Lamine Yamal memulainya dalam usianya yang 16 tahun dan 68 hari selama babak penyisihan grup di Montjuïc melawan Royal Antwerp (5-0).
Yamal kembali membuktikan dirinya sebagai pemain termuda yang pernah melakukan debut untuk FC Barcelona di Liga Champions, melampaui pemegang sebelumnya Ansu Fati.
Pemain bernomor punggung 27 itu tidak menjadi pemain termuda dalam sejarah kompetisi pada 19 September itu, karena Youssoufa Moukoko dari Borussia Dortmund terus memegang rekor itu, setelah melakukan debut ini di usia 50 hari lebih muda.
4. Pemain termuda dalam sejarah Liga Champions
Berusia 16 tahun dan 83 hari, ia menjadi pemain termuda yang pernah melakukan debut di kompetisi klub utama Eropa.
Do Dragao adalah panggung di mana ia memecahkan rekor khusus ini selama kemenangan tipis melawan Porto, sebuah rekor yang bertahan sejak 1994, ketika Celestine Babayaro (Anderlecht) bermain di usia 16 tahun dan 86 hari.