Dalam 12 pertandingan di semua kompetisi, eks bintang Paris Saint-Germain (PSG) itu sudah menorehkan 15 gol dan menjadi mesin gol utama tim asuhan Carlo Ancelotti.
Baca Juga: Persib Pimpin Klasemen Sementara Grup G AFC Champions League Two Usai Kalahkan Selangor FC
Bahkan, Mbappe selalu mencetak gol dalam enam laga terakhir Liga Spanyol, sebuah catatan yang menunjukkan ketajamannya di lini depan.
Kondisi ini tentu memberi dorongan besar bagi Madrid yang ingin menuntaskan dendam mereka atas empat kekalahan menyakitkan dari Barcelona musim lalu.
Sebaliknya, Lamine Yamal justru tengah berjuang menemukan kembali performa terbaiknya.
Baca Juga: Kalahkan Selangor FC, Pelatih Persib: Kemenangan Ini Bukan Akhir Perjuangan
Setelah sempat diganggu cedera dan persoalan di luar lapangan, sang wonderkid mulai menunjukkan tanda kebangkitan dalam beberapa pertandingan terakhir, meski belum mencapai level terbaik seperti musim sebelumnya.
Bagi Mbappe, laga El Clasico ini bukan hanya kesempatan untuk menebus rekor buruknya atas Yamal, tetapi juga untuk membawa Real Madrid memperkokoh posisi di puncak klasemen.
Saat ini, Los Blancos masih memimpin dengan keunggulan dua poin atas Barcelona yang berada di posisi kedua.
Baca Juga: Sebuah Ode untuk Mesut Ozil: Lebih dari Sekadar Playmaker
Selain itu, kemenangan juga akan menjadi modal penting bagi Real Madrid dalam perburuan gelar domestik setelah musim lalu kehilangan tiga trofi utama, Liga Spanyol, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol, akibat dominasi Barcelona.
Dengan kondisi kedua tim yang sama-sama memburu gengsi dan poin penuh, laga El Clasico kali ini diyakini akan berlangsung ketat dan sarat emosi.
Semua mata akan tertuju pada duel antara dua bintang besar: Kylian Mbappe versus Lamine Yamal, pertarungan generasi yang akan menentukan siapa yang keluar sebagai penguasa Spanyol musim ini.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)