SportlinkNews - Kagumi kecantikan yang memukau dan latar belakang keluarga yang mengesankan dari para WAGs tim nasional Kroasia.
Tim nasional Kroasia telah lama menjadi kekuatan yang tangguh di peta sepak bola dunia berkat gaya bermainnya yang gigih dan semangat baja.
Di balik prestasi gemilang para pejuang Kroasia di lapangan terdapat dukungan dan dorongan dari sekelompok WAGs (istri dan pacar pemain sepak bola) yang menakjubkan dan berbakat.
Mereka tidak hanya memiliki penampilan yang memikat. Tapi juga wanita yang mandiri dan cerdas yang memiliki pengaruh signifikan pada karier superstar mereka.
Baca Juga: AJC 2026: 26 Atlet Junior Indonesia Siap Hadapi Persaingan Asia di Jepang, PBSI Bidik Hasil Maksimal
Vanja Bosnic
Ketika membahas sistem pendukung tim nasional Kroasia, kita tidak dapat mengabaikan Vanja Bosnic – istri yang berpengaruh dari kapten legendaris Luka Modric.
Setelah bertemu pada tahun 2004 ketika Modric masih berusia 19 tahun dan bermain di Dinamo Zagreb, Vanja bukan hanya pasangannya tetapi juga agennya dan arsitek utama kariernya yang gemilang.
Ia berperan penting dalam menegosiasikan dan memfasilitasi transfer bersejarah Modric ke Real Madrid pada tahun 2012.
Baca Juga: Persija Jakarta Resmi Lepas Hanif Sjahbandi Lebih Awal
Berbeda dengan tren glamor WAGs modern, Vanja memilih gaya hidup yang sangat pribadi, menghindari media sosial publik dan fokus pada kehidupan keluarga dan perannya sebagai ibu, menjadi pendukung paling damai bagi pemenang Ballon d'Or 2018 tersebut.
Izabel Kovacic
Izabel Kovacic menikah dengan gelandang tim nasional Kroasia, Mateo Kovacic. Pasangan ini pertama kali bertemu di gereja setempat pada tahun 2010 dan berpacaran selama tujuh tahun sebelum menikah pada tahun 2017.
Selain mendukung karier gemilang suaminya di seluruh Eropa, ia juga seorang pengusaha sukses dengan gelar di bidang ekonomi bisnis.
Baca Juga: Lamine Yamal Dihibur Pacarnya Ines Garcia Setelah Spanyol Dipermalukan Tanjung Verde
Ia ikut mendirikan merek produk anak-anak organik dan ramah lingkungan Lunilou pada tahun 2015 dan sejak itu meluncurkan lini fesyen kelas atas berkelanjutan miliknya sendiri.
Artikel Terkait
Pimpin Kontingen Merah Putih, Todotua Diharapkan Wujudkan Prestasi di Asian Games 2026
Roberto Martinez Isyaratkan Tinggalkan Portugal Usai Piala Dunia 2026
Portugal 1-1 Kongo: Ronaldo Gagal Cetak Gol dari 100% Peluang
Inggris 4 Kroasia 2: Harry Kane dan Bellingham Tebar Pesona
Ronaldo Loyo Ditempel Bek Kongo, Martinez Pasang Badan