Sportlinknews - Carlo Ancelotti terus mengukir sejarah bagi Real Madrid. Pelatih asal Italia itu memenangkan 15 trofi di bangku cadangan.
Setelah dinobatkan sebagai juara dunia dengan kemenangan 3-0 atas Pachuca di final, Kamis (19/12) dini hari. Pencapaian ini menjadikannya pelatih paling berprestasi dalam sejarah klub selama 122 tahun.
Perolehan trofinya sebagai madridista meliputi 3 Liga Champions, 3 Piala Dunia Antarklub, 3 Piala Super Eropa, 2 gelar LaLiga, 2 Copa del Rey, dan 2 Piala Super Spanyol.
Baca Juga: Setelah Piala Super UEFA, Real Madrid Memenangkan Trofi Kedua di Musim 2024-25
Total lima belas gelar yang membuatnya mengungguli legenda Miguel Muñoz, yang, selama 14 tahun berturut-turut sebagai pelatih klub kami, telah mengantongi 14 gelar atas namanya: 2 Piala Eropa, 1 Piala Interkontinental, 9 gelar LaLiga, dan 2 Copa de España.
Menurut Diario AS, Ancelotti merenungkan 90 menit di Doha, dan juga rekornya.
“Kami memulai sedikit seperti ini, seperti ini, lalu kami mengambil kendali. Kami mengakhiri dengan baik. Kami memiliki kualitas yang lebih baik," kata Ancelotti.
Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Duel Real Madrid vs CF Pachuca di Piala Intercontinental 2024
"Tapi kami membutuhkan sikap. Lalu kami memasuki permainan. Pada akhirnya saya menyukai sikap mereka. Di lini depan, mereka telah membuat perbedaan," ia melanjutkan.
“Ada banyak (trofi)! Saya sangat senang. Ini adalah sebuah kesuksesan.”
Real Madrid kembali beraksi di liga pada hari Minggu (22/12) saat mereka menjamu Sevilla. Ancelotti berharap Piala Interkontinental bukanlah trofi terakhir yang dimenangkan timnya musim ini.
Artikel Terkait
Wayne Rooney Sebut Bek Tertangguh yang Pernah Dihadapi
Hasil Liga 1: Persib Bandung Redam Barito Putera, Pertahankan Tren Kemenangan Pekan ke-15
Arsenal 3 Crystal Palace 2: Gabriel Jesus Mencetak Tiga Gol Memukau
Coppa Italia: Milan Bertemu Roma, Lazio Menunggu Inter
Pelatih Vietnam Sesalkan Hasil Imbang, Anggap 1 Poin Lawan Filipina sebagai Keajaiban