Sportlinknews - Wojciech Szczesny tidak mengawali kariernya dengan mudah di Barcelona. Tapi setelah menunggu beberapa saat, ia kini telah memantapkan dirinya sebagai penjaga gawang utama bagi Hansi Flick.
Selain pertandingan melawan Real Betis dan Getafe, pemain veteran Polandia ini telah menjadi starter di setiap pertandingan yang telah dimainkan oleh klub Catalan tersebut pada tahun 2025.
Szczesny bergabung dengan Barcelona pada bulan September setelah Marc-Andre Ter Stegen mengalami cedera lutut yang mengakhiri musimnya.
Baca Juga: Barcelona Gagal Geser Liverpool Usai Ditahan Atalanta
Ia keluar dari masa pensiunnya untuk pindah, yang ia ceritakan dalam sebuah wawancara dengan La Gazzetta dello Sport.
“Saya pensiun karena saya tidak dapat menemukan proyek yang membuat saya bersemangat, tetapi saya merasa itu adalah kesempatan yang terlalu menarik untuk ditolak. Saya datang tanpa ekspektasi untuk bermain, saya baru bermain golf selama dua bulan. Saya melihat takdir saya di sini.”
Szczesny menghabiskan sembilan tahun kariernya bermain di Italia (AS Roma 2015-17, Juventus 2017-24), dan ia merenungkan perbedaan antara Italia dan Spanyol dalam hal sepak bola.
Baca Juga: Barcelona 2-0 Athletic: Gavi dan Lamine Yamal Tantang Real Madrid di Final
“Pentingnya unggul satu gol lebih sedikit daripada di Italia, di sini mereka terus menyerang, itu mengesankan. Beberapa hari lalu kami menang 7-1 (melawan Valencia) dan semua rekan setim saya merayakannya."
"Saya juga, tetapi saya kesal karena mereka mencetak gol ke gawang saya. Secara taktis, Italia sedikit lebih unggul, tetapi secara teknis Spanyol jauh lebih maju. Jumlah gol di sini lebih banyak, semuanya tidak begitu terorganisir.”
Szczesny juga ditanya tentang pendapatnya tentang rekan setimnya di Barcelona, Lamine Yamal, yang terus memukau di usianya yang baru 17 tahun.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Dikagumi Mantan Pelatihnya karena Sifat Terpuji
“Ia adalah bakat teknis terhebat yang pernah saya lihat dalam hidup saya. Saya belum pernah melihat orang lain melakukan hal-hal yang ia lakukan dalam latihan," pungkasnya.
"Bersamanya dan para pemain yang lebih muda, energi yang mereka pancarkan sangat bagus, saya sangat senang bersama mereka.”
Artikel Terkait
Chelsea Kirim Pemandu Bakat ke Laga Venezia vs Verona, Jay Idzes Jadi Incaran?
Carlo Ancelotti Sesali Start Lambat Real Madrid di Liga Champions, Enggan Hadapi Man City di Play-off
Hadapi PSS Sleman, Borneo FC Bersiap Kembali ke Jalur Kemenangan
Red Sparks Dijegal Pink Spiders, Megawati Sumbang 31 Poin
Rizky Ridho Makin Gacor, Catat Lebih dari 1.000 Passing Sepanjang Liga 1 2024/2025