SportlinkNews - Gelandang Newcastle United, Sandro Tonali, telah resmi diberikan sanksi oleh Football Association (FA) karena pelanggaran peraturan taruhan.
Tonali didakwa dengan 50 pelanggaran Peraturan FA E8 karena melakukan taruhan pada pertandingan sepak bola antara 12 Agustus hingga 12 Oktober 2023, termasuk pertandingan yang melibatkan Newcastle United.
Tonali mengakui bahwa dia telah melakukan taruhan ketika didakwa oleh FA.
Baca Juga: Jebakan dalam Mempolitisasi Olahraga dan Budaya
Sebagai konsekuensinya, ia didenda sebesar £20.000, diberi peringatan, dan diskorsing selama dua bulan dari semua aktivitas sepak bola dan yang berhubungan dengan sepak bola.
Meski demikian, Newcastle United mengumumkan bahwa skorsing tersebut ditangguhkan hingga akhir musim 2024/25.
Artinya, Tonali dapat kembali bermain untuk Newcastle setelah larangan sepuluh bulan yang diberlakukan oleh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) pada 27 Oktober 2023 berakhir pada akhir tahun ini.
Baca Juga: Rekomendasi 5 Olahraga untuk Menjaga Kesehatan Jantung bagi Pemula, Mudah dan Murah
Tonali akan bisa kembali beraksi di tim Newcastle untuk musim 2024/25 secara penuh, kecuali jika dia terlibat dalam pelanggaran taruhan lagi, di mana skorsing dua bulan akan diberlakukan.
Dalam pernyataannya, Newcastle menyatakan apresiasinya terhadap kerjasama Tonali selama proses investigasi.
Mereka menyoroti bahwa Tonali memberikan pengakuan penuh atas aktivitas taruhannya dan bekerja sama sepenuhnya dengan penyelidikan yang dilakukan.
Baca Juga: Science di Balik Teknik Tenis Berdampak Tinggi, Petenis Harus Menguasai Matematika dan Fisika
Newcastle menambahkan bahwa Sandro Tonali telah mengikuti rencana terapi dan program edukasi dengan dukungan penuh dari klub, serta berkomitmen untuk terus berlatih bersama rekan-rekan setimnya.
Kasus Tonali adalah satu dari beberapa kasus pelanggaran taruhan yang telah mempengaruhi pemain di Liga Primer selama tahun terakhir.