Namun dia tak menjelaskan lebih lanjut apakah kedatangannya untuk memantaunya atau mungkin pemain lain.
"Ya tadi ada coach Shin. Kalau pelatih sudah katakan bahwa kami akan ada persiapan di akhir bulan, itu saja," pungkasnya.
Pada pertandingan tersebut, Malut United yang bermain di kandang sendiri, langsung tampil agresif sejak awal pertandingan.
Baca Juga: Bermain di Hadapan Suporternya, Persis Solo Optimis Raih Kemenangan Melawan PSIS
Mereka menciptakan peluang berbahaya di menit-menit awal melalui tendangan bebas dari Adriano Castanheira.
Bola hasil tendangan bebas tersebut sempat menciptakan kemelut di depan gawang Persebaya, namun sepakan Wahyu Prasetyo berhasil diblok oleh Ernando Ari.
Peluang lanjutan datang dari Daniel Martinez Adorno juga tidak membuahkan hasil karena bola melambung di atas mistar.
Baca Juga: Klub Tetangga Juventus Terus Kejar Jay Idzes, Akankah Bek Timnas Indonesia Pindah?
Peluang emas Persebaya datang dari Alfan Suaib. Berhadapan satu lawan satu dengan kiper Malut United, Muhammad Fahri, tembakan volinya berhasil dihentikan oleh kiper muda tersebut.
Persebaya tidak mampu menampilkan performa sebaik saat mereka mengalahkan PSS di laga pembuka Liga 1.
Di babak kedua, mereka terlihat kurang berenergi dan lebih banyak tertekan oleh serangan Malut United.
Baca Juga: PEPARNAS XVII Solo Jadi Miniatur ASEAN Para Games 2025
Meski demikian, pertahanan kokoh yang dipimpin oleh Kadek Raditya dan Slavko Damjanovic, serta penampilan apik Ernando Ari, berhasil menghalau setiap peluang yang diciptakan oleh Malut United.