SportlinkNews - Klub Serie A Italia, Como 1907, yang dimiliki oleh investor asal Indonesia, berupaya memperkuat skuad demi bertahan di kasta tertinggi Liga Italia.
Salah satu langkah strategis mereka adalah merekrut pemain muda berbakat, Assane Diao, dari Real Betis.
Musim 2024-2025 menjadi ujian berat bagi Como yang saat ini berada di posisi ke-15 klasemen sementara Serie A.
Baca Juga: Jadi Juara Paruh Musim Liga 1, Marc Klok Minta Persib Jangan Pongah
Dari total 18 pertandingan, mereka baru mengumpulkan 18 poin, hasil dari empat kemenangan dan enam kali imbang.
Sayangnya, delapan kekalahan yang mereka derita membuat tim asuhan Cesc Fabregas hanya terpaut empat poin dari zona degradasi.
Produktivitas tim juga menjadi perhatian. Como hanya mampu mencetak 20 gol dan kebobolan 30 kali, menunjukkan perlunya perbaikan di kedua lini.
Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Duel Juventus vs AC Milan di Piala Super Italia
Padahal, pada bursa transfer musim panas lalu, Como cukup aktif mendatangkan nama besar seperti Sergi Roberto, Pepe Reina, Andrea Belotti, dan Raphael Varane.
Meski begitu, kontribusi para pemain ini—minus Varane yang sudah pensiun—belum cukup untuk mengangkat performa tim secara signifikan.
Melihat kondisi ini, manajemen Como tidak tinggal diam.
Menurut laporan jurnalis kenamaan Fabrizio Romano, Como hampir menyelesaikan proses transfer Assane Diao dari Real Betis dengan biaya sekitar 11 juta euro atau setara Rp186 miliar.
Pelatih Cesc Fabregas menjadi aktor kunci di balik transfer ini.