Bek asal Kroasia itu menilai bahwa ada yang tidak beres dengan cara Liverpool menangani kontrak Salah.
Baca Juga: Nike Soroti Atlet Wanita dalam Iklan Super Bowl Terbaru
Dalam wawancara dengan WinWin, Lovren mengungkapkan bahwa klub seharusnya lebih menghargai jasa Salah yang telah memberikan segalanya untuk The Reds.
"Mo Salah merasa ada sesuatu yang kurang dari pihak klub, dan saya berharap masalah ini bisa segera diselesaikan," ujar Lovren.
Namun, ia juga menegaskan bahwa jika kondisi ini terus berlanjut, Salah lebih berpeluang meninggalkan Liverpool daripada bertahan.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala Asia U-20, Diawali Melawan Iran
"Saya sampai pada kesimpulan bahwa klub tidak cukup menghormatinya, atau tidak sebanyak yang dia pikir pantas dia dapatkan," lanjut Lovren.
Menurutnya, ada hal yang terjadi di balik layar yang mungkin tidak diketahui publik, tetapi situasi ini bisa menjadi pemicu utama kepergian Salah.
Lovren juga menyebut bahwa meskipun Salah sangat mencintai Liverpool dan ingin bertahan di klub tersebut, semuanya bergantung pada bagaimana manajemen menanganinya.
"Dia sangat mencintai Liverpool, dan dia ingin bertahan. Itu adalah bagian terpenting. Mungkin dia bahkan membayangkan bisa pensiun di sini," tambah mantan pemain Liverpool itu.
Hingga saat ini, Liverpool dikabarkan masih belum mencapai kata sepakat dengan Mohamed Salah mengenai kontrak barunya.
Padahal, kontrak Salah tinggal menyisakan kurang dari enam bulan, yang berarti keputusan besar harus segera diambil.
Jika Liverpool tidak segera memberikan tawaran perpanjangan, bukan tidak mungkin Salah akan memutuskan hengkang di akhir musim ini.
Keputusan klub dalam beberapa bulan ke depan akan sangat menentukan apakah Salah akan tetap menjadi bagian dari The Reds atau mencari tantangan baru di tempat lain.