SportlinkNews - Persiapan Timnas Indonesia menghadapi Piala AFF 2026 akan mendapat ujian berat setelah dipastikan tampil tanpa kehadiran Ole Romeny. Kehilangan penyerang andalan tersebut memaksa pelatih John Herdman memutar otak demi menemukan mesin gol alternatif untuk merealisasikan target juara.
Peran Romeny bagi lini serang Timnas Indonesia terbilang sangat krusial selama masa kepemimpinan Herdman. Ia tercatat memegang predikat sebagai pencetak gol terbanyak untuk skuad Garuda dengan koleksi tiga gol.
Secara keseluruhan, Romeny telah membukukan sepuluh penampilan di Timnas Indonesia. Pemain berusia 26 tahun tersebut berhasil mengemas total enam gol sepanjang karier internasionalnya bersama skuad Merah Putih.
Baca Juga: Pelatih Persebaya Bernardo Tavares Mencoba Realistis Menghadapi Piala Presiden 2026
Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 24 Juli hingga 29 Agustus 2026. Namun, ketidakhadiran Romeny bukan satu-satunya kendala lantaran sejumlah pilar yang berkarier di kompetisi Eropa juga dipastikan absen.
Deretan pemain kunci seperti Jay Idzes, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, Emil Audero, hingga Maarten Paes dipastikan tidak dapat memperkuat Timnas Indonesia pada ajang ini. Kondisi tersebut memaksa jajaran pelatih mengandalkan kedalaman skuad dari deretan pemain yang tersedia.
Menambal lini serang, Herdman mengandalkan kombinasi nama-nama seperti Ragnar Oratmangoen, Jens Raven, Beckham Putra, Egy Maulana Vikri, Mitchell Baker, Saddil Ramdani, dan Rizky Eka Pratama. Komposisi ini diharapkan mampu memberikan variasi gempuran yang tetap menakutkan bagi pertahanan lawan.
Baca Juga: Persib Datangkan Ahli dari Mesir Demi Perkuat Strategi Pencarian Pemain Bertalenta
Dari deretan opsi penyerang tersebut, sejauh ini baru Beckham Putra dan Ragnar Oratmangoen yang sudah mencatatkan nama di papan skor pada era kepelatihan Herdman. Beckham berhasil mengoleksi dua gol, sedangkan Ragnar menyumbangkan satu gol.
Sektor juru gedor utama di posisi striker tengah diprediksi menjadi persaingan ketat antara dua nama muda, yakni Jens Raven dan Mitchell Baker. Unjuk gigi awal telah ditunjukkan Mitchell saat menyumbang satu gol dalam kemenangan 3-0 atas Bali United pada laga uji coba.
Sementara itu, Jens Raven membawa catatan rekor impresif yang berpotensi menjadi opsi mematikan di lini depan Timnas Indonesia. Ia sukses mengemas delapan gol dari 17 laga bersama Timnas U-20, serta menambah sembilan gol saat membela Timnas U-23.
Baca Juga: Arsenal Kenalkan Jersey Tandang Baru Disertai Serangkaian Film Pendek
Ujian sesungguhnya bagi efektivitas lini depan baru ini akan dimulai pada laga perdana penyisihan grup yang berlangsung Senin (27/7) malam WIB. Timnas Indonesia dijadwalkan menjajal kekuatan Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pertandingan pembuka tersebut menjadi panggung pembuktian bagi para penyerang yang dibawa untuk menjawab keraguan publik. Ketajaman barisan depan akan menentukan sejauh mana langkah Timnas Indonesia dalam mengarungi kompetisi tahun ini.