SportlinkNews - Timnas Indonesia mengusung strategi baru demi meraih gelar perdana pada Piala AFF 2026. Kehadiran pelatih John Herdman menjadi tumpuan utama dalam membawa perubahan positif bagi skuad Garuda.
Sejak turnamen regional ini bergulir pada 1996, Timnas Indonesia memegang rekor enam kali tampil di babak final sebagai runner-up. Catatan tersebut menempatkan pasukan Merah Putih sebagai kontestan yang paling sering finis di posisi kedua.
Langkah Merah Putih sempat terhenti secara mengecewakan pada turnamen edisi 2024 lalu. Kala itu, Timnas Indonesia yang berada di bawah asuhan Shin Tae-yong gagal melaju dari fase grup usai mengemas satu kemenangan.
Baca Juga: Mantan Pemain Naturalisasi Ungkap Alasan Timnas Bisa Gulingkan Vietnam
Keputusan membawa mayoritas pemain pelapis pada edisi tersebut sempat memicu gelombang kritik publik. Skuad yang minim pengalaman internasional itu akhirnya tak mampu bersaing secara maksimal di fase grup.
PSSI kini menerapkan pendekatan berbeda dengan memanggil deretan pemain inti kompetisi domestik. Meski tanpa kehadiran sejumlah pemain abroad seperti Jay Idzes dan Calvin Verdonk, kekuatan tim dinilai jauh lebih solid.
Pelatih John Herdman hanya menyertakan lima pemain yang belum mengantongi penampilan senior bersama Timnas Indonesia. Lima nama tersebut adalah Brian Fatari, Tim Geypens, Mitchell Baker, Rizky Eka Pratama, serta Jens Raven.
Baca Juga: Timnas Indonesia vs Kamboja: Amankan Tiga Poin Pertama
Para pemain baru tersebut tetap memiliki pengalaman bertanding yang matang di tingkat klub. Rizky Eka menjadi andalan PSM sejak 2019, sementara Geypens sempat mengemas 26 laga di divisi dua Liga Belanda.
Sisa kedalaman skuad dihuni oleh deretan pilar veteran dari babak Kualifikasi Piala Dunia 2026. Komposisi ini semakin kuat dengan hadirnya sembilan pemain naturalisasi yang siap diturunkan.
Kondisi skuad yang matang memicu optimisme tinggi di dalam internal tim maupun kalangan suporter. Target meraih trofi juara kini disuarakan secara terbuka menjelang laga pembuka.
Baca Juga: Ronaldo Bintangi Serial Drama Sepak Bola Inggris
"Kami menganggap bahwa AFF ini adalah event yang sangat bergengsi di Asia Tenggara. Momentumnya tepat, kenapa tidak kita manfaatkan dan kita buktikan bahwa kita mampu untuk bisa mendapatkan (piala) itu. Dan ini bagian daripada mengukir sejarah," kata Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji beberapa waktu lalu.
Kiper Nadeo Argawinata menyuarakan optimisme tinggi dalam mengarungi Piala AFF 2026. Ia menyebut persiapan matang dilakukan untuk menjadi juara.