Dikeluarkan dari Keanggotaan NOC Indonesia, Pertina Tidak Boleh Ikut Multievent Internasional

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Selasa, 22 April 2025 | 19:42 WIB
Petinju putri Indonesia, Uswatun Hasanah saat tampil di Asian Games 2018 lalu.
Petinju putri Indonesia, Uswatun Hasanah saat tampil di Asian Games 2018 lalu.

"Dengan berat hati kami umumkan bahwa Pertina tak lagi menjadi anggota KOI. Dengan begitu, Pertina tidak boleh lagi mengirimkan atlet ke kejuaraan-kejuaraan yang berada di bawah naungan IOC, seperti SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade," ujar Oktohari di pembukaan Rapat Anggota Tahunan NOC Indonesia di Jakarta, Selasa, 22 April 2025.

Pihaknya menyampaikan, agar tidak ada atlet Indonesia yang tercederai kepentingannya untuk tampil di kejuaraan internasional, bahwa NOC Indonesia akan segera berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan.

"Saya kira tidak ada batasan, karena ini kaitannya sama IOC yang pasti semua afiliasi dari IBA itu tidak boleh lagi menjadi anggota dari NOC Indonesia atau Federasi Tinju di Indonesia. Terkait dengan keikutsertaan atlet ke kejuaraan internasional, keberangkatan para hadir dan ofisial untuk sementara itu langsung dari IOC dengan berkoordinasi dengan Kemenpora," ucap Oktohari.

Baca Juga: Together for Excellence, Kolaborasi untuk Penuhi Target Lebih dari Dua Emas di Olimpiade LA28

"Untuk sementara ini kami akan berkoordinasi langsung dengan IOC karena kebutuhan kami, sehingga langkah-langkah yang diambil pun harus berkoordinasi dengan IOC. Ini saya menyampaikan kabar ini agar Pertina berhati-hati, tapi kita harus mencari solusi yang lain," tambahnya.

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora), Taufik Hidayat, menyatakan bahwa pemerintah akan segera berkoordinasi dengan NOC Indonesia dan stakeholder lain untuk mencari solusi agar para petinju Indonesia tetap memiliki jalur bertanding.

"Kita harus cepat mengambil langkah agar para atlet tinju tidak dirugikan. Jangan sampai mereka kehilangan kesempatan bertanding hanya karena urusan organisasi," katanya peraih medali emas Olimpiade Athena tersebut.

Baca Juga: Kemenangan Emosional Persebaya atas Madura United FC Buka Peluang Rebut Gelar Juara Liga 1

"Ini baru berbicara hari ini, jadi kita nanti akan membuat timeline kapan harus dibuat asosiasi baru, tapi kami juga harus mengecek jadwal pertandingan dan jadwal latihan mereka seperti apa," tukas Taufik.

"Karena jangan sampai mereka (atlet) yang jadi korban, makanya harus cepat-cepat diselesaikan. Kapan waktunya saya mengikuti Menpora," imbuhnya lagi.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X