SportlinkNews - Dunia tinju kembali kehilangan salah satu ikon besarnya. Mantan juara dunia asal Inggris, Ricky Hatton, tutup usia pada Minggu, 14 September 2025 dalam usia 46 tahun.
Kepolisian Greater Manchester memastikan Hatton ditemukan tak bernyawa di kediamannya di Hyde, Tameside. Namun, pihak berwenang menegaskan tidak ada tanda-tanda mencurigakan terkait kepergiannya.
"Sekitar pukul 06.45 pagi, polisi menerima laporan dari warga terkait seorang pria di kawasan Bowclare, Hyde. Setibanya di lokasi, petugas menemukan jasad pria berusia 46 tahun," demikian pernyataan resmi kepolisian.
Baca Juga: LavAni Bungkam Perumda, Sapu Bersih Set di Putaran Pertama Livoli 2025
Dijuluki The Hitman, Hatton dikenal sebagai salah satu petinju terbaik yang pernah dilahirkan Inggris. Ia berhasil menorehkan sejarah dengan merebut gelar juara dunia di dua kelas berbeda, super ringan dan welter.
Puncak kariernya datang pada 2005 saat secara heroik menaklukkan legenda Australia, Kostya Tszyu, dalam duel di Manchester.
Kemenangan dramatis di ronde ke-11 itu bukan hanya memberinya sabuk juara dunia IBF dan The Ring, tetapi juga menjadikannya Fighter of the Year versi The Ring, Boxing Writers Association of America, serta ESPN.
Baca Juga: Islam Makhachev Jalani Persiapan Panjang Jelang UFC 322 Kontra Jack Della Maddalena
Hatton lahir di Stockport pada 6 Oktober 1978 dari keluarga dengan tradisi sepak bola, ayah dan kakeknya sempat bermain untuk Rochdale. Meski demikian, jalan hidupnya terarah ke ring tinju.
Sebagai suporter fanatik Manchester City, Hatton kerap berjalan menuju ring dengan diiringi lagu "Blue Moon," yang kemudian menjadi ciri khas setiap penampilannya.
Gaya bertarungnya yang agresif, cepat, dan penuh determinasi membuat Hatton menjadi idola publik Inggris sekaligus menarik perhatian dunia. Selama 15 tahun berkarier, ia membukukan rekor 45 kemenangan, termasuk 32 lewat KO, serta hanya tiga kali kalah.
Baca Juga: Desain Minimalis, Jersey Ketiga Juventus 2025-2026 Padu Tradisi dan Mode
Rekor tak terkalahkannya sempat bertahan hingga 43 laga, sebelum akhirnya dihentikan oleh dua petinju terbesar era modern, Floyd Mayweather Jr. pada 2007 dan Manny Pacquiao pada 2009.
Kekalahan dari Pacquiao lewat hook kiri brutal di ronde kedua Las Vegas bahkan menjadi salah satu momen paling dramatis dalam sejarah tinju modern.
Artikel Terkait
Terpilih Secara Aklamasi, HBL Tegaskan Cuma Pertina Organisasi Tinju yang Sah
Mantan Bintang Liga Primer Inggris Mencuri Perhatian dengan Pakaian Memukau di Acara Tinju Influencer
Dua Celeb Top Inggris Demi Sims dan Nadeshi Hopkins Beradu Tinju dari Misfits 22
Pertina Mendapat Perhatian dari Asian Boxing, HBL Berkomitmen Bangkitkan Tinju Indonesia
Dana White Akan Sulap Tinju Jadi NFL