SportlinkNews - Terence Crawford secara dramatis ditodong senjata oleh polisi saat penghentian lalu lintas saat penyelidikan dimulai.
Wali Kota Omaha, kota kelahiran Crawford, merilis pernyataan terkait insiden tersebut
Rekaman yang mencengangkan telah muncul yang memperlihatkan Terence Crawford ditodong senjata oleh polisi.
Crawford, 38 tahun, mengalahkan Canelo Alvarez pada 13 September untuk menjadi raja pound-for-pound yang baru.
Baca Juga: Pertina Apresiasi Langkah Menpora yang Responsif Cabut Permenpora Nomor 14 Tahun 2024
Merayakan kemenangannya yang luar biasa, Bud kembali ke kota asalnya, Omaha, Nebraska.
Dengan Crawford sebagai pahlawan di kampung halamannya, ribuan penggemar berbaris di jalan Sabtu lalu untuk memberi hormat atas kemenangan petinju mereka.
Selama perayaan, Crawford dihentikan oleh Polisi Omaha.
Baca Juga: Genoa 0-3 Lazio: Tuan Rumah Sesalkan Peluang yang Terbuang
Dalam rekaman yang diambil dari insiden tersebut, seorang polisi terlihat mengacungkan senjatanya, dan superstar tinju itu harus meninggalkan kendaraannya dengan tangan terangkat di atas kepala.
Crawford kemudian dibebaskan tanpa dakwaan. Pernyataan awal Kepolisian Omaha menyatakan bahwa juara dunia tersebut mengemudi sembrono.
Pernyataan tersebut berbunyi, "Saat berbicara dengan pengemudi, seorang petugas melihat senjata api di lantai sisi pengemudi.
Baca Juga: Sport Science Jadi Kunci UMS dalam Pembinaan dan Regenerasi Atlet
"Demi keselamatan, keempat penumpang diperintahkan keluar dari kendaraan dengan todongan senjata api.
Artikel Terkait
Petinju Binaan Pertina Borong 3 Medali Emas di Malaysia, Ketum KONI Pusat Ucapkan Selamat
Kante Cuek Lewati Ronaldo, Tanpa Melirik Bikin Penggemar Tertawa
Malaysia Curiga Indonesia di Balik Sanksi FIFA, Menpora Erick Thohir Beri Jawaban Menohok
Klasemen Serie A: Tiga Klub Berbagi Poin di Puncak, De Bruyne Kirim Pesan Kepada Modric
Pertandingan Valencia Vs Real Oviedo Ditunda karena Peringatan Cuaca