“Ya, saya sudah siap untuk menghadapi pertandingan. Dan, saya sudah mengenal karakter permainannya karena pernah menjadi teman sparring saat TC di Vietnam,” kata Vicky Tahumil yang merupakan anak didik Bonyx Saweho, petinju Olimpiade Athena 2004.
“Peluang Vicky untuk memenangkan pertandingan cukup terbuka. Karena, Vicky tidak kalah kualitas dalam teknik bertinjunya dan mereka juga sudah salig mengenal karakternya karena pernah sparring. Doakan saja dia bisa mewujudkan keinginan meraih medali emas pada penampilan perdana di multi event SEA Games ke-33 Thailand 2025,” kata Bonyx Saweho.
Ambisi yang sama juga dilontarkan Nabila Maharani yang akan menghadapi petinju tuan rumah Thailand Natnicha Chongprongklang di final kelas 54kg putri.
Baca Juga: Bruno Fernandes Kesal Ditipu Tavernier yang Merobek Gawang Manchester United
“Saya akan tampil habis-habisan untuk bisa mewujudkan saya meraih medali emas. Saya memang belum pernah bertemu tapi saya sudah melihat rekaman pertandingannya,” ujar Nabila, petinju putri asal Lampung ini.
Keinginan tampil all out juga diungkapkan Asri Udin yang akan menghadapi petinju tuan rumah Sakda Ruamtham di kelas 60kg dan Huswatun Hasanah yang akan revans dengan petinju Thailand Somnijek Thanianya yang pernah dihadapinya pada babak perempat final Asian Games Hangzou 2022.
“Saya sudah siap menghadapi pertandingan final. Saya akan tampil maksimal untuk bisa meraih medali emas,” kata Asri Udin.
Baca Juga: Pertarungan Jake Paul vs Anthony Joshua Disesaki Jajaran Bintang
“Saya memang punya ambisi untuk membalas kekalahan di Asian Games Hangzhou 2022. Dan, saya siap untuk tampil habis-habisan. Target saya memang meraih medali emas,” timpal Huswatun Hasanah yang merupakan prajurit Korps Wanita Angkatan Darat (KOWAD).
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)