Fokus Kerja Sama: Pelatihan dan Pertukaran Atlet
Dalam kerja sama ini, Pertina dan kedua universitas sepakat untuk mengembangkan tinju amatir melalui beberapa program utama:
1. Pelatihan Bersama / Joint Training Camp
Atlet dan pelatih tinju Indonesia akan mengikuti pemusatan latihan di Korea Selatan dan Taiwan secara bergantian. Sebaliknya, atlet dari Yong In University dan Chinese Culture University juga akan datang berlatih di Indonesia.
2. Pertukaran Pelatih dan Ilmu Kepelatihan
PERTINA akan mengirim pelatih nasional untuk magang dan belajar metodologi pelatihan modern yang diterapkan di Yong In University, yang dikenal sebagai salah satu pencetak atlet tinju dan olahraga bela diri terbaik di Korea.
3. Uji Coba dan Turnamen Persahabatan
Kedua belah pihak akan menggelar pertandingan uji coba rutin untuk memberi jam terbang internasional bagi petinju muda Indonesia sebelum menghadapi event seperti SEA Games dan Olimpiade.
"Korea dan Taiwan punya sistem pembinaan usia dini dan sains olahraga yang sangat bagus. Melalui MoU ini kami ingin atlet Indonesia tidak hanya kuat secara fisik, tapi juga taktik dan mental bertandingnya. Target kami jelas: menambah lumbung medali untuk Indonesia di Olimpiade Los Angeles 2028," ujarnya.
Perwakilan dari Yong In University Boxing Team Prof. Ju Young, KIM menambahkan bahwa mereka melihat potensi besar dari atlet Indonesia. "Petinju Indonesia punya semangat juang tinggi. Kami siap berbagi pengalaman dan belajar bersama," katanya.
Sementara itu, Chinese Culture University Boxing Team berharap kerja sama ini bisa mempererat hubungan olahraga antara Indonesia dan Taiwan, khususnya melalui pertukaran budaya di luar ring.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)