- Catatan Tinju Dunia
- M. Nigara
Wartawan Tinju Senior, Komentator Tinju tvone
SportlinkNews - Dahsyat, Rp 90 miliar per menit, jika Saul Canelo Alvarez, juara sejati kelas Super Middleweight, akhirnya bisa bertemu dengan David Benavidez, juara dunia enterim(sementara) WBC, Super Middleweight.
Canelo sendiri sesungguhnya sedang berusaha mengulur-ulur waktu untuk bertemu Benavidez. Bahkan kolektor mobil-mobil super mewah itu, berhasil 'memperdaya' WBC, dengan memilih Jamie Munguia (4/5/2024).
Padahal Mauricio Sulaiman, Presiden WBC sudah memerintahkan Canelo untuk bertemu dengan Benavidez. Bahkan lebelnya mandatory fight, artinya wajib.
Baca Juga: Manny Pacquiao Kantongi Rp81 Miliar Jika Lawannya Melanggar Aturan Ini
Biasanya, jika badan tinju sudah memutuskan laga wajib, maka sang juara tidak punya hak untuk menolak. Bahkan, tidak sedikit gelar juara dicopot karena pembangkan sang juara.
Tapi tidak bagi Canelo. Bahkan, tidak ada kompensasi apa pun pada Benavidez, juga tidak ada perintah dari WBC.
Mike Tyson pernah menolak untuk pertarungan wajib dengan Lennox Lewis. Nah, kompensasi penolakannya berupa uang 1 juta dolar.
Baca Juga: Teknologi dalam Olahraga – Lanskap Saat Ini, Peluang dan Kemungkinan Masa Depan
Jika Benavidez...
"Saya sanggup dan bisa mempertemukan keduanya," kata Oscar De La Hoya. "Tapi, Benavidez harus ikut dengan GBP," ujar mantan juara dunia pemilik Golden Boy Promotions.
Bahkan Oscar tidak menampik ketika Canelo menyebut angka 200 juta dolar atau setara dengan Rp 3,24 triliun.
Jika itu terjadi, maka Canelo akan menjadi atlet termahal di jagad Raya. Canelo atau si- Kayu Manis dari Guadalajara itu akan menerima bayaran Rp 270 miliar per ronde.
Baca Juga: Seragam Tandang Biru Manchester United Bikin Silau Mata Penggemar
Nah, jika satu ronde itu 3 menit, maka Canelo akan memperoleh bayaran Rp 90 miliar per menit.
Tapi persoalannya, seperti apa yang dikatakan Oscar De La Hoya, Benavidez belum menyatakan apa pun. Ini bukan tanpa alasan.