SportlinkNews - Pembalap Aprilia Racing Jorge Martin berhasil mengemas posisi keempat di GP Hungaria yang menjadi hasil terbaiknya selama musim ini.
Posisi keempat di Balaton Park menjadi semacam kode keras yang coba disampaikan pembalap Spanyol ini kepada kompetitor lainnya.
Babak belur di hampir sepanjang musim memang membuat Jorge Martin meradang. Cedera yang dialaminya, serta prose pemulihan yang makan waktu cukup lama membuat Martin kehilangan banyak kesempatan.
Baca Juga: Rahmad Darmawan: Indonesia Punya Peluang 50-50 di Putaran Empat Kualifikasi Piala Dunia 2026
Setelah absen dalam pramusim, Martin cedera lagi dan harus melewatkan tiga putaran pertama. Kecelakaan di GP Qatar lalu menyebabkan pembalap #1 itu absen pada tujuh Grand Prix berikutnya.
Apalagi ditambah konfliknya dengan Aprilia, yang kini telah diselesaikan dengan baik oleh kedua belah pihak. Jorge Martinpun seperti terlahir kembali. Brno pun jadi titik untuk mulai beradaptasi dengan RS-GP.
Jadi, pencapaian Martinator di Balaton Park terhitung luar biasa bagi seorang pembalap yang tertinggal ribuan kilometer waktu tempuh dibandingkan para rivalnya musim ini.
Baca Juga: Thom Haye Resmi ke Persib Bandung, Mauricio Souza Beri Tanggapan Bijak
"Ya, saya berhasil hari ini," kata Martin saat berbicara kepada media setelah aksi heroiknya di Balaton Park pada Minggu (24/8).
"Saya merasa seperti kembali, secara pribadi," tuturnya. "Saya bisa mencatatkan kecepatan yang kuat selama 26 lap, itu tidak mudah, di trek yang sulit. Dan yang pasti saya masih butuh waktu dengan motor ini."
"Saya masih Martinator yang sama seperti tahun lalu. Motor ini jauh lebih baik dibanding tahun lalu, jadi hanya masalah waktu sebelum kami bisa memperbaiki semuanya dan berjuang untuk meraih kemenangan," katanya.
Baca Juga: Pembalap Valterri Bottas dan Sergio Perez Masuk Skuat Cadillac F1 Team untuk Musim Debut F1 2026
Pola pikir dan hasrat Martin juga telah berubah, seperti yang diungkapkannya pascabalapan. Dalam dua tahun terakhir, satu-satunya hal yang penting adalah menang.
Bersama skuad Prima Pramac, ia memiliki semua modal untuk bersaing memperebutkan gelar dan menantang Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team). Dan impiannya merengkuh titel MotoGP terwujud pada 2024.
Artikel Terkait
Honda Disebut-sebut Manajer Jorge Martin, Alberto Puig: Kami Belum Menandatangani Kontrak!
MotoGP Ceko: Sirkuit Brno Jadi Saksi Kembalinya Jorge Martin ke Lintasan Balap
Perseteruan Kelar, Jorge Martin: Saya akan Tetap Bersama Aprilia Hingga 2026
Jorge Martin Tegaskan Bertahan di Aprilia Bukan karena Uang