SportlinkNews - Pembalap Ducati Marc Marquez berhasil memangkas jarak poin hingga masuk peringkat tiga klasemen menjelang libur musim panas. Marc berhasil bangkit setelah tertinggal lebih dari 100 poin.
Namun berkat keuletan dan kematangan mentalnya, pembalap Spanyol itu berhasil mendekatkan diri dan masuk dalam tiga besar klasemen pembalap MotoGP.
Mantan pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo menyebutkan Marquez mungkin tidak lagi memiliki kecepatan dan agresi mentah yang menjadi ciri khas dominasinya di Honda.
Baca Juga: Persib Pertahankan Julio Cesar, Frans Putros Dilepas
Pembalap Ducati itu kini mengimbanginya dengan peningkatan kekuatan mentalnya. “Kembalinya Marc yang bersejarah sungguh luar biasa," buka Jorge Lorenzo.
"Dari defisit lebih dari 100 poin, ia memperkecil selisih menjadi hanya 18 poin,” kata Lorenzo kepada DAZN. “Ini adalah kejuaraan di mana Anda harus berkendara sangat cepat, tetapi terutama Anda harus bertahan."
“Yang membuat saya terkejut adalah betapa cerdas dan dewasanya dia. Dia jauh lebih jarang terjatuh. Di Assen, yang mungkin merupakan trek terburuk baginya, bagi motornya, dan bagi kondisi fisiknya, dia bertahan seperti singa."
Baca Juga: Skuat Persebaya dalam Kondisi Prima Jelang Laga Pramusim Akhir Pekan Ini
"Pada titik-titik tertentu dalam balapan, dia memberi tekanan yang cukup pada Bezzecchi untuk memaksanya melakukan kesalahan," jelasnya.
“Dia tidak lagi seeksplosif dan dominan seperti 10 atau 12 tahun yang lalu, tetapi dia adalah pembalap yang paling serba bisa dan cerdas di grid saat ini,” puji Lorenzo.
Marquez memulai musim 2026 dalam kondisi pemulihan dari cedera patah tulang bahu yang dialaminya di Grand Prix Indonesia pada bulan Oktober 2025.
Baca Juga: Presiden Argentina Percaya Takhayul, Emoh Nonton Langsung Final Piala Dunia
Efek berkepanjangan dari cedera tersebut mengganggu kecepatan khasnya di tikungan kiri, yang secara tradisional merupakan salah satu kekuatan terbesarnya.
Setelah kondisinya tidak membaik secara alami hingga Jerez pada bulan April, Marquez kembali menjalani operasi, dan menunjukkan peningkatan performa yang signifikan saat kembali beraksi di Mugello.
Artikel Terkait
Jorge Lorenzo Siapkan Program Latihan untuk Maverick Vinales yang Diyakini Lebih Cepat dari Pedro Acosta
Ngeri, Jorge Lorenzo Plonco Maverick Vinales dalam Progam Latihan Musim Dingin
Tuntut Reformasi Keselamatan di Assen, Marc Marquez Desak Evaluasi Total Area Gravel
Jadi Penguasa di Sirkuit Sachsenring, Marc Marquez Samai Rekor Legenda Giacomo Agostini