MotoGP Bakal Terapkan Aturan Standar Gaji Minimum Pembalap Kelas Utama

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Rabu, 25 Februari 2026 | 13:58 WIB
MotoGP 2026 resmi diluncurkan di Kuala Lumpur, Malaysia (MotoGP)
MotoGP 2026 resmi diluncurkan di Kuala Lumpur, Malaysia (MotoGP)

SportlinkNews - MotoGP Sports Entertainment, yang sebelumnya dikenal sebagai Dorna, sedang memperjuangkan proposal mengenai standar gaji minimum pembalap MotoGP.

Selama ini, terdapat kesenjangan yang cukup tajam dalam soal penghasilan pembalap MotoGP. Terutama antara pembalap pabrikan dengan nonpabrikan.

Bintang-bintang terkemuka seperti Marc Marquez dan Fabio Quartararo telah mendapatkan gaji pokok melebihi €10 juta (Rp198 miliar).

Baca Juga: Mauricio Souza Tersenyum Puas dengan Performa Persija Usai Tundukkan Malut United FC

Sementara kontrak lainnya menampilkan angka yang lebih dekat dengan yang terlihat di kelas yang lebih rendah, terkadang di bawah €120.000 (Rp2,3 miliar).

Kesenjangan itu diharapkan akan mengecil setelah gaji minimum yang ditetapkan MotoGP sebesar €500.000 (Rp9,9 miliar) disetujui secara resmi.

Gaji minimum tersebut tidak termasuk bonus yang terkait dengan prestasi pembalap.

Baca Juga: Sambut Ramadan, Arsenal Gelar Lokakarya Bersama Komunitas dan Mesjid Finsbury Park

Sejauh ini proposal tersebut berada pada tahap akhir sebelum ratifikasi. Klausul tersebut muncul dalam draf kontrak yang akan mengatur hubungan antara pemegang hak komersial kejuaraan dan para pesertanya.

Asosiasi Produsen Olahraga Sepeda Motor (Motorcycle Sports Manufacturers Association) akan membahas ketentuan ini dalam pertemuan di Buriram.

Juga akan dibahas tentang klausul lain yang termasuk dalam perjanjian lima tahun yang akan mendefinisikan kerangka kerja komersial dari tahun 2027 hingga 2031.

Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Jelang Duel Juventus vs Galatasaray di Fase Gugur Liga Champions

Inisiatif untuk menghadirkan gaji minimum pembalap MotoGP sudah lama mengemuka. Standar gaji minimum ini juga sebagai bentuk apresiasi kerja pembalap.

Inisiatif ini bermula dari diskusi di antara para pembalap tentang pembentukan asosiasi untuk membela kepentingan mereka dalam situasi di mana posisi mereka mungkin berbeda dari penyelenggara kejuaraan.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: motorsport.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X