Pedro Acosta Pimpin Klasemen MotoGP Tapi Bukan Jaminan Bakal Raih Gelar Juara Dunia

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Minggu, 8 Maret 2026 | 22:56 WIB
Pedro Acosta pembalap Red Bull KTM Factory Racing (KTM)
Pedro Acosta pembalap Red Bull KTM Factory Racing (KTM)

SportlinkNews - Pembalap KTM Pedro Acosta kini memimpin klasemen balap MotoGP dengan 32 poin berkat kemenangannya di Sprint Race dan posisi kedua di balap utama akhir pekan di GP Thailand.

Sementara Marco Bezzecchi berada di peringkat kedua dan pembalap Trackhouse Raul Fernandez di posisi ketiga klasemen.

Namun, keunggulan Pedro Acosta ini bukan jaminan dirinya akan memenangkan gelar juara dunia musim ini. Sebab, perjalanan masih panjang dan masih ada 21 grand prix yang harus diselesaikan.

Baca Juga: Ambyar, Oscar Piastri Gagal Balap di Kandangnya, Ini Penyebabnya

Lepas dari hal itu, ada yang menarik. Sejak tahun 2000, pembalap yang memimpin klasemen MotoGP setelah grand prix pembuka hanya berhasil memenangkan gelar juara sebanyak 11 kali dalam 26 musim.

Sejauh ini di abad ke-21, total 26 musim penuh telah diadakan di MotoGP, dua musim pertama masih di era 500cc.

Meninjau statistik, terlihat bahwa dari 26 pembalap yang memimpin klasemen keseluruhan setelah grand prix pertama, hanya 11, atau sedikit lebih dari 42%, yang mengakhiri musim sebagai juara dunia.

Baca Juga: Persita Menang Telak atas Madura United FC Jadi Modal Kuat Bertahan di Lima Besar Super League

Itu berarti sebanyak 15 kali - dalam hampir 58% kesempatan - pembalap yang memimpin kejuaraan setelah putaran pertama gagal mempertahankan posisinya setelah balapan terakhir.

Pada tahun 2000, pemimpin pertama kejuaraan dunia adalah Garry McCoy, tetapi gelar tersebut diraih oleh Kenny Roberts Jr.

Mulai tahun 2001 dan seterusnya, Valentino Rossi mendominasi, memimpin balapan pertama dan menjadi juara secara berturut-turut hingga 2005 (lima musim).

Baca Juga: Keramahan Masyarakat Indonesia Bikin Rahmatsho Rahmatzoda Enjoy Berpuasa Ramadan Meski Jauh dari Keluarga

Namun, pembalap Italia itu tidak dapat mengulangi prestasi tersebut lagi, meskipun memenangkan dua gelar lagi (2008 dan 2009) dan menjadi pemimpin dua kali lagi setelah balapan pertama (2010 dan 2015).

Casey Stoner memenangkan balapan pertama dan menjadi pemimpin klasemen sementara pada empat kesempatan, tetapi hanya dua di antaranya (2007 dan 2011) ia berhasil menjadi juara.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: MotoGP

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X