Gagal Podium di Brasil, Marc Marquez Akui Lakukan Kesalahan Fatal

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Senin, 23 Maret 2026 | 18:40 WIB
Pembalap Ducati Marc Marquez pimpin waktu tercepat di Tes Sepang, (3/2/2026) (@ducaticorse)
Pembalap Ducati Marc Marquez pimpin waktu tercepat di Tes Sepang, (3/2/2026) (@ducaticorse)

SportlinkNews - Pembalap andalan Ducati, Marc Marquez, harus merelakan posisi podium pada gelaran MotoGP Brasil 2026 yang berlangsung di Sirkuit Ayrton Senna, Senin (23/3) dini hari WIB. Meski sempat bersaing di barisan depan, pria asal Spanyol tersebut harus puas menyentuh garis finis di urutan keempat.

Memulai balapan dari posisi ketiga, Marquez sebenarnya mengawali start dengan sangat baik. Ia sempat merangsek ke posisi kedua di belakang Marco Bezzecchi, sebelum akhirnya terlibat persaingan sengit memperebutkan tempat ketiga dengan Fabio Di Giannantonio.

Drama terjadi di tengah duel panas tersebut ketika Marquez melakukan kesalahan teknis yang membuatnya melebar. Momentum ini dimanfaatkan dengan sempurna oleh Di Giannantonio untuk mengambil alih posisi terakhir di podium, menyusul Bezzecchi dan Jorge Martin yang sudah menjauh di depan.

Baca Juga: Aprilia Kuasai GP Brasil, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Rebut Podium 1-2

Marquez mengungkapkan bahwa kondisi lintasan di beberapa titik menjadi faktor penyulit baginya. Ia mengaku sempat kehilangan grip pada bagian depan motor akibat memaksakan kecepatan di area sirkuit yang kurang ideal.

"Ini adalah sirkuit yang membuatku sedikit khawatir karena tikungan-tikungan searah jarum jam yang panjang. Finis podium pada hari ini sesungguhnya memungkinkan, tapi aku membuat kesalahan di tikungan di mana aspalnya mengelupas," ucap Marquez usai balapan berlangsung dikutip Speedweek.

Insiden tersebut hampir saja membuat The Baby Alien terjatuh dan kehilangan poin sama sekali. Mengingat risiko yang besar, Marquez memilih untuk bermain lebih aman di sisa putaran balapan demi mengamankan posisi keempat.

Baca Juga: 10 Pemain Real Madrid Tuntaskan Drama 5 Gol dalam Derbi

"Aku hampir kehilangan kendali bagian depan motor karena aku tadi terlalu memaksakan diri. Terlepas dari itu, ini adalah akhir pekan yang bisa diterima," ucapnya.

Pembalap bernomor motor 93 ini merinci secara teknis titik kelemahan lintasan yang ia lalui. Menurutnya, ada area licin di jalur balap yang menjadi penyebab utama motornya kehilangan kestabilan saat mencoba menutup ruang dari kejaran rival.

"Kondisi lintasan tadi cukup oke untuk menggelar balapan. Namun, ketika Anda mengenai area itu, yang mana ada di jalur balap, lintasan jadi sangat licin. Di putaran itu, aku mengenai titik tersebut, roda depanku tergelincir, dan aku jadi melenceng ke trotoar," ujarnya.

Baca Juga: Everton 3 Chelsea 0: Bencana Pertahanan saat Liam Rosenior Kalah Empat Kali Berturut-turut

Memasuki lima putaran terakhir, Marquez sebenarnya sempat mencoba kembali menekan Di Giannantonio. Namun, jarak yang sudah tercipta serta kondisi ban membuatnya harus realistis dalam mengambil keputusan di atas lintasan.

Marquez menyadari sepenuhnya posisi Di Giannantonio yang terus menguntit dan siap menerkam setiap celah. Ia pun menegaskan bahwa mengamankan 13 poin jauh lebih berharga daripada memaksakan podium namun berisiko gagal finis (DNF).

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: Speedweek.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X