SportlinkNews - Selain soal bursa pembalap, bursa tim balap untuk musim 2027 juga jadi isu yang menarik untuk disimak oleh pecinta MotoGP. Apalagi musim depan akan memasuki era MotoGP 850cc.
Salah satu tim, Tech3 dikabarkan mulai dilirik oleh pabrikan Honda untuk menjadi tim satelitnya mulai musim depan seiring niat pabrikan Jepang itu menambah jumlah motor yang turun di balap MotoGP.
Tech3 sendiri saat ini masih bergabung dan menjadi tim satelit dari pabrikan KTM.
Baca Juga: Persebaya Makin Gacor di Ujung Musim, Bernardo Tavares: Kini Tim Lebih Percaya Diri
Mantan kepala tim Formula 1 Haas, Guenther Steiner, yang sekarang menjabat sebagai CEO Tech3 dikabarkan memimpin diskusi dengan Honda.
Dalam wawancara eksklusif dengan Motorsport France, manajer tim Tech3, Nicolas Goyon, memberikan informasi terbaru tentang rencana tim untuk tahun 2027.
"Di balik layar, setiap pabrikan telah melakukan negosiasi dengan tim independennya," katanya.
Baca Juga: Tidak Peduli Soal Venue Pertandingan, Paulo Ricardo: Kami Bermain untuk Menang
"Untuk tim seperti, misalnya, VR46, belum ada pengumuman resmi, tetapi semuanya sudah jelas dari pihak mereka: mereka akan melanjutkan dengan Ducati."
"Jika Anda perhatikan, saya pikir setiap tim telah mengklarifikasi situasinya. Satu-satunya tim yang masih dalam pembicaraan adalah kami. Memang benar, Guenther juga berbicara dengan Honda."
"Saya pikir Honda ingin mengakuisisi tim ketiga. Guenther datang, melakukan diskusi, menilai pasar saat ini, dan mengeksplorasi berbagai kemungkinan."
Baca Juga: Berikan Dukungan Kuat Jakmania Sambangi Persija Training Ground
"Satu-satunya pilihan yang tampaknya ada di meja [selain KTM] adalah Honda," ujar Goyon.
"Guenther hanya melakukan riset pasar. Kami memiliki kesepakatan yang baik dengan KTM, tetapi dia juga mempertimbangkan berbagai hal; dia tidak ingin membuat keputusan yang terburu-buru."
"Dia sedang mempelajari pasar untuk melihat apa saja pilihannya. Dan kemudian dia akan membuat pilihannya."
Baca Juga: Hasil Super League: Tiga Gol Persik Kediri Kandaskan Semen Padang FC
Hingga saat ini, belum ada keputusan yang dibuat di Tech3, tetapi menurut Goyon, diskusi komersial dengan kejuaraan tersebut tidak membuahkan hasil.
"Belum ada yang difinalisasi; pembicaraan masih berlangsung," tambahnya. "Masalah Dorna dengan para produsen adalah masalah terpisah. Itu tidak menghentikan kami untuk melakukan negosiasi sendiri dan melihat bagaimana hasilnya."
Goyon berharap keputusan akan segera diambil, "Saya berharap itu akan diumumkan di sini. Tapi itu tidak akan terjadi."
Baca Juga: Persib Tak Sendiri Hadapi Persija di Samarinda, Bobotoh Gelar Nobar Biru
"Sekarang kita perlu menyelesaikan detailnya. Saya rasa itulah posisi kita sekarang, dan saya harap pengumumannya akan segera dilakukan," jelas Goyon.
Jika Goyon berharap penyelesaian yang cepat, itu sebagian besar karena pasar pembalap terus berubah dan jumlah pilihan untuk Tech3 bisa berkurang.
"Peran saya setidaknya adalah memberi tahu Guenther bahwa kita perlu menyelesaikan pemilihan pabrikan, bahwa kita perlu mengetahui pabrikan mana agar kita dapat berbicara dengan para pembalap."
Baca Juga: Gencarkan Penerapan Sport Science, KONI Pusat Terima Paparan Formula Medicine Italia
"Karena ada pembalap yang datang menemui kami, yang ingin berbicara dengan kami, tetapi kami belum memiliki proyek yang dapat kami tawarkan kepada mereka saat ini."
"Jadi, kemajuan dalam hal ini sangat penting," ungkap Goyon.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Maverick Vinales Bersiap Mengukir Sejarah Baru Bersama KTM Tech3
Red Bull KTM Factory Racing dan Red Bull KTM Tech3 Pamerkan Livery Baru RC16 MotoGP 2025
Tim Balap MotoGP Tech3 Kini Dikuasai Guenther Steiner Mantan Kepala Tim F1 Haas
Mantan Team Principal Haas F1 Team Guenther Steiner Resmi Ambil Alih Tech3 MotoGP Team
Red Bull KTM dan Tech3 Bersiap Menyambut Balap MotoGP 2026