SportlinkNews - Menjelang regulasi baru musim 2027, Komisi Grand Prix telah menyetujui untuk membekukan spesifikasi mesin 2026. Dengan begitu pada 2026 tidak akan ada pengembangan mesin.
Hal itu berarti pabrikan juga harus menggunakan desain mesin 2025 pada musim berikutnya (2026).
Hal itu diputuskan Komisi Grand Prix demi mengendalikan biaya serta menjaga level persaingan sebaik mungkin sebelum MotoGP berganti ke motor baru pada 2027.
Baca Juga: Petenis Rafael Nadal Gantung Raket, Real Madrid Sampaikan Rasa Bangga dan Kekagumannya
Sebagaimana diberitakan sebelumnya. Pada tahun 2027 akan berlaku regulasi baru mengenai motor yang akan adu cepat di lintasan MotoGP.
Regulasi motor baru tersebut diklaim akan membuat MotoGP lebih aman, berkelanjutan, dan bahkan lebih spektakuler, serta memiliki spesifikasi mesin yang sama sekali baru.
Motor-motor baru pada musim balap 2027 bakal lebih relevan di jalan raya dan lebih efisien serta mendukung keberlanjutan global.
Baca Juga: Head to Head Indonesia vs Bahrain, Mampukah Indonesia Membalas Kekalahan Tahun 2012?
Motor tersebut dirancang untuk menciptakan balapan yang lebih baik dan lebih banyak aksi overtaking.
Mulai 2027, kapasitas mesin akan dikurangi dari 1.000cc menjadi 850cc. Hal ini akan menurunkan kecepatan tertinggi (top speed) dan membuat olahraga ini lebih aman.
Dengan keputusan penghentian pengembangan mesin pada musim 2025 maka hal itu akan membuat biaya tim peserta balap tetap terkendali, sehingga pabrikan dapat fokus pada desain baru untuk 2027.
Baca Juga: MotoGP akan Berganti Identitas Usai Balap di Valencia
Namun, ada satu pengecualian perihal pembekuan ini yaitu untuk keselamatan atau keandalan, dan untuk setiap pabrikan dalam konsesi Peringkat D.
Setiap pabrikan dapat melakukan koreksi untuk keselamatan atau keandalan, atau jika terbukti tidak tersedianya komponen.
Artikel Terkait
Ilmu Biomekanik yang Menarik: Memahami Pergerakan Manusia
Andres Iniesta Dikenal sebagai Gelandang Barca yang Jenius dan Rendah Hati
Lamine Yamal Frustrasi Digantikan Hansi Flick, Begini Klarifikasi Pemain Muda Barcelona Itu
Kolaborasi Equipo FC dan AC Saen Saep Terinspirasi Jeruk dari Thailand dan Spanyol