Maverick Vinales Curhat, Bongkar Rahasia Kelam yang Melibatkan Yamaha

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Minggu, 29 Desember 2024 | 17:45 WIB
Maverick Vinales saat membela Yamaha tahun 2020 (MotoGP)
Maverick Vinales saat membela Yamaha tahun 2020 (MotoGP)

SportlinkNews - Pembalap MotoGP Maverick Vinales akhirnya membongkar peristiwa yang selama ini dia pendam.

Vinales menyampaikan curhatannya lewat sebuah film dokumenter produksi Dazn bertajuk Maverick: Two Lives.

Dalam film dokumenter tersebut Maverick Vinales yakin dia pasti sudah memenangkan gelar di MotoGP jika Yamaha mengikuti sarannya di tahun-tahun awal kerja sama mereka.

Baca Juga: Al Shabab Tunjuk Legenda Turki Fatih Terim Gantikan Vitor Pereira

Vinales dipilih untuk menggantikan juara tiga kali Jorge Lorenzo di Yamaha pada tahun 2017, setelah membuat tim terkesan di kelas junior dan selama dua musimnya di MotoGP bersama Suzuki.

Pembalap Spanyol itu mengawali M1 dengan gemilang bersama merek yang bermarkas di Iwata itu, memenangkan dua balapan pembuka di Qatar dan Argentina, lalu menang lagi di ronde kelima di Le Mans.

Namun, dia tidak memenangkan balapan lain di sisa musim dan akhirnya berakhir di posisi ketiga klasemen, di belakang juara Marc Marquez (Honda) dan Andrea Dovizioso (Ducati) yang berada di posisi kedua.

Baca Juga: Real Madrid Borong Penghargaan di Globe Soccer Awards 2024

Dalam dokumenter tersebut, Vinales mengungkapkan bahwa Yamaha mengambil arah yang berbeda dalam pengembangan M1 meskipun ia bersikeras bahwa motor itu tidak memerlukan perubahan apa pun.

Hal ini, menurutnya, membuatnya kehilangan kesempatan untuk memenangkan gelar.

“Ketika saya bergabung dengan Yamaha, saya datang seperti roket,” jelasnya. “Saya datang dengan ide yang jelas, tujuan yang jelas dan itulah satu-satunya hal yang saya minta dari Yamaha, saya ingin menjadi juara dunia!"

Baca Juga: Pembalap Augusto Fernandez Jadi Test Rider Yamaha MotoGP pada 2025

“Ketika saya mengendarai Yamaha pada uji coba Valencia, saya jatuh cinta padanya. Saya meminta mereka untuk tidak menyentuhnya. Saya menginginkan yang ini, yang merupakan motor yang ditinggalkan Jorge."

“[Saya berkata:] Bawakan saya motor ini ke Qatar, dengan ini saya akan memenangkan kejuaraan dunia. Namun, ketika saya tiba di Sepang [untuk uji coba pramusim], ‘di mana motor itu?’"

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: motorsport.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X