Terakhir kali dicapai di GP Portugal 2022, ketika Marc Marquez finis P6, serta Alex Marquez merebut P7 dan Pol Espargaro menduduk posisi kesembilan.
Johann Zarco tampil sebagai bintang utama Honda di GP Argentina dengan menunjukkan kecepatan balapan yang sangat konsisten, dibuktikan dengan catatan waktu 1 menit 37,205 detik.
Zarco pun mendapatkan start baris depan. Kecepatan #5 berlanjut ke Sprint, merebut finis keempat, lalu mengamankan P6 pada balapan Minggu. Ia juga sempat bertarung melawan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team).
Baca Juga: Timnas Sepak Bola Pantai Indonesia Kalah Telak di Laga Pembuka AFC Beach Soccer Asian Cup 2025
"Sangat menyenangkan bisa bertarung dengan para pembalap top. Ini merupakan hal yang positif bagi kami," papar Zarco.
"Saya melakukan segalanya untuk meraih podium, dan strategi pada Minggu lebih baik dari Sabtu karena saya melakukan start yang lebih baik pada hari Minggu."
Kini, menatap putaran berikutnya di GP Amerika, Zarco mengincar hasil yang lebih baik lagi.
Baca Juga: Jerman Vs Italia: Kehilangan Calafiori dan Cambiaso, Azzurri Kedatangan Zaccagni
"Jika kami memiliki akhir pekan yang positif di COTA, itu akan menjadi pertanda baik bagi Honda. Jelas, kepercayaan diri kami meningkat pesat."
"Jadi mari kita lihat bagaimana kami di Austin karena saya ingin sekali berperforma di sana," tandasnya.
GP Argentina juga menjadi akhir pekan yang kuat bagi duo Honda HRC Castrol. Marini mengemas finis sepuluh besar pertamanya di musim ini.
Baca Juga: LaLiga Academy Vietnam Ajak 70 Pesepak Bola Kampanyekan Lawan Bullying
Ia mengakhiri balapan hanya tertinggal 0,238 detik dari Mir, yang meraih poin di Sprint dan Grand Prix.
Kendati hasilnya cukup baik, Mir menyoroti beberapa hal yang perlu ditingkatkan setelah terlibat pertarungan dengan Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing).
"Saya tidak bisa bertahan dari yang lain. Setiap kali saya tiba di lintasan lurus, pembalap di belakang menyalip saya."