Ia menyebut bahwa peningkatan level kompetitif musim ini secara keseluruhan lebih besar dibandingkan peningkatan performa yang ditunjukkan oleh Bagnaia.
Baca Juga: Indonesia Kirim 11 Wakil ke Malaysia Masters 2025, Chico Debut Sebagai Non Pelatnas
Oleh karena itu, menurutnya, Pecco perlu meningkatkan kepercayaan diri dan melangkah lebih jauh dalam mengembangkan potensinya.
Tardozzi juga menyebut bahwa permasalahan yang dialami Bagnaia lebih bersifat psikologis.
Ia mengungkapkan bahwa dalam beberapa lintasan, Pecco sebenarnya mencatat waktu yang lebih cepat dibanding balapan sebelumnya.
Baca Juga: Oklahoma City Thunder ke Final Wilayah Barat, Pecahkan Rekor sebagai Tim Termuda
Tim pun terus bekerja keras untuk membantunya mengembalikan rasa percaya diri, terutama di sektor pengereman dan saat memasuki tikungan, dua aspek yang selama ini menjadi kekuatan utama Pecco.
Lebih lanjut, Tardozzi menampik anggapan bahwa kehadiran Marc Marquez mempengaruhi kondisi mental Bagnaia.
Menurutnya, hubungan antara kedua pembalap berjalan baik, dibuktikan dengan komunikasi dan sikap saling menghormati di dalam tim.
Baca Juga: Jay Idzes Absen Melawan Juventus, Pelatih Venezia Angkat Bicara
"Mereka berjabat tangan dan saling bicara satu sama lain. Ini menunjukkan bahwa mereka akur," ujarnya.
Sementara persaingan musim ini terus memanas, para pembalap bersiap menghadapi seri selanjutnya, MotoGP Inggris 2025, yang akan digelar pada 23–25 Mei mendatang.