Setelah start diulang, Quartararo langsung memimpin di depan Alex dan Marc Marquez.
Sementara Bezzecchi terlihat hati-hati pada putaran pembukaan untuk menjaga performa ban soft yang digunakannnya. Jack Miller dan Johann Zarco naik ke posisi kedua dan ketiga pada putaran keempat.
Namun Miller mulai menurun dan masuk Bezzecchi yang menggantikannya di posisi kedua. Tak lama kemudian, Zarco mengikutinya melewati pembalap Pramac Yamaha itu.
Baca Juga: Indra M. Tohir: Pelatih Legendaris yang Membawa Nama Persib Melambung
Meski begitu, Quartararo unggul lima detik pada awal putaran kedelapan dan tampak memiliki peluang kuat untuk mempertahankan keunggulan tersebut hingga finis.
Sayang, motor Yamaha-nya mengalami masalah teknis yang membuat Quartararo kehilangan kecepatan dan akhirnya berhenti dengan tujuh putaran tersisa.
Hal itu mendorong Bezzecchi dan Zarco naik ke posisi pertama dan kedua. Bezzecchi kemudian mulai menekan dan memperlebar jarak dengan Zarco. Keduanya bertahan sampai akhir, meskipun ban Zarco terlihat aus.
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Happy Persib Juara Liga 1, Langsung Kasih Kadeudeuh Rp2 Miliar
Sementara Marc Marquez berjuang keras mempertahankan posisinya. Ia akhirnya meraih posisi ketiga meskipun Morbidelli berupaya keras untuk merebutnya dalam pertarungan sengit sepanjang putaran terakhir.
Alex Marquez finis di posisi kelima di belakang Morbidelli. Sedangkan Pedro Acosta (KTM), yang juga menggunakan ban depan lunak, menyalip Miller di akhir balapan dan menempati posisi keenam.
Selanjutnya, Luca Marini (Honda), Fermin Aldeguer (Gresini Ducati), dan Fabio di Giannantonio (VR46) melengkapi 10 besar.
Baca Juga: Liga 1 Dinilai Belum Siap oleh FIFA, Erick Thohir Prihatin dengan Aksi Flare Suporter
Pembalap Ducati Farancesco Bagnaia juga mengalami akhir pekan yang sulit. Saat tengah berjuang keras memperebutkan posisi justru harus terjatuh dan terpaksa mundur dari balapan.