SportlinkNews - Pembalap Ducati, Marc Marquez, mengakui dirinya sebagai sosok yang paling beruntung pada balapan MotoGP Inggris 2025 yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, Minggu (25/5/2025).
Marquez berpeluang pulang tanpa poin setelah mengalami kecelakaan, namun insiden bendera merah menyelamatkannya dan memberinya kesempatan untuk mengulang balapan.
Bendera merah dikibarkan pada lap kedua setelah terjadi kecelakaan antara Aleix Espargaro, yang kini bertugas sebagai pembalap penguji Honda, dan Franco Morbidelli dari tim Pertamina Enduro.
Baca Juga: Indonesia Satu Grup dengan Brasil, Ini Komentar Pelatih Nova Arianto
Tabrakan tersebut menyebabkan oli dari motor Morbidelli bocor dan mencemari lintasan, memaksa penyelenggara menghentikan balapan sementara.
Selain itu, Marquez sendiri mengalami kecelakaan di tikungan ke-11, tak lama setelah memimpin jalannya lomba.
Startnya sejatinya sangat baik, terutama setelah saudaranya, Alex Marquez, terjatuh di tikungan pertama, membuka peluang besar bagi Marquez untuk memimpin.
Baca Juga: Hasil Undian Piala Dunia U-17: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Brasil
Dalam konferensi pers seusai lomba, Marquez mengaku kecewa terhadap kesalahan yang dilakukannya pada balapan pertama, tetapi bersyukur mendapat kesempatan kedua.
“Hari ini keluarga Marquez adalah keluarga paling beruntung. Kami melakukan kesalahan, tapi diselamatkan bendera merah,” ujarnya seperti dikutip dari Crash.
Menurut Marquez, faktor angin berperan besar dalam kecelakaan yang dialaminya.
Ia mengaku tidak mempertimbangkan kondisi angin saat balapan, sesuatu yang sebelumnya juga membuatnya terjatuh pada sesi latihan Jumat lalu.
“Saya tidak melakukan hal aneh. Tapi saya tidak mempertimbangkan angin,” ucapnya.